• Rabu, 15 Juli 2026

Desak Prioritas Pencegahan, Anggota DPRD Soroti Sungai Tersumbat di Tinombo

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Jumat, 7 Juni 2024 | 19:13 WIB
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Fadli, mengkritik Pemerintah Daerah Parigi Moutong yang dianggap tanggap dalam penanganan banjir tetapi minim dalam pencegahan. Dalam rapat paripurna pada 6 Juni 2024, Fadli menyoroti masalah penyumbatan sungai di Kecamatan Tinombo akibat tanah longsor, yang mengancam wilayah Desa Lombok dengan genangan air mencapai 500 meter. Ia mendesak Pemda untuk segera bertindak dan menjadikan pencegahan bencana sebagai prioritas utama tanpa menunggu hingga bencana terjadi. (Aswadin)
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Fadli, mengkritik Pemerintah Daerah Parigi Moutong yang dianggap tanggap dalam penanganan banjir tetapi minim dalam pencegahan. Dalam rapat paripurna pada 6 Juni 2024, Fadli menyoroti masalah penyumbatan sungai di Kecamatan Tinombo akibat tanah longsor, yang mengancam wilayah Desa Lombok dengan genangan air mencapai 500 meter. Ia mendesak Pemda untuk segera bertindak dan menjadikan pencegahan bencana sebagai prioritas utama tanpa menunggu hingga bencana terjadi. (Aswadin)

[wpseo_breadcrumb]

Desak Prioritas Pencegahan, Anggota DPRD Soroti Sungai Tersumbat di Tinombo


Pemerintah Daerah Diminta Segera Bertindak


Sulawesitoday - Mohammad Fadli, Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyampaikan keprihatinannya atas minimnya upaya pencegahan banjir oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong.

Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD setempat pada Kamis, 6 Juni 2024, Fadli mengungkapkan bahwa penanganan banjir oleh Pemda sudah cukup, namun pencegahan masih belum menjadi prioritas.

“Saya kira pemerintah daerah sudah cukup melakukan tindakan penanganan bencana alam yang terjadi di musim penghujan ini, tetapi pencegahan juga harus menjadi skala prioritas dalam melakukan pencegahan bencana yang akan terjadi di wilayah ini,” tegas Fadli.

Penyumbatan Sungai Akibat Tanah Longsor


Fadli juga menyoroti kondisi terkini di Kecamatan Tinombo, di mana sungai tersumbat akibat tanah longsor di Desa Ogoalas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sekitar, termasuk warga Desa Lombok yang mengalami genangan air hingga 500 meter.

"Di Desa Lombok, genangan air mencapai kurang lebih 500 meter. Sehingga saya berpikir bahwa Pemda harus segera melakukan kunjungan dan peninjauan serta kajian untuk segera melakukan tindakan sebelum menjadi bencana," ungkap Fadli.

Harapan untuk Tindakan Proaktif


Anggota DPRD ini menekankan pentingnya tindakan pencegahan yang berkesinambungan. Ia berharap Pemda tidak menunggu hingga terjadi bencana baru bertindak. “Jangan sampai terjadi banjir bandang karena ini masih musim penghujan, tentu harapan kami segera dilakukan penindakan oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini