Sulawesitoday - Keluhan warga Parigi Moutong yang gagal melihat wajah artis idola di panggung berujung pada protes resmi di ruang sidang DPRD.
Ruang publik yang sempit membuat penonton tidak nyaman menikmati hiburan.
Sorotan tajam ini datang dari anggota DPRD Parigi Moutong, Abdin, saat sidang paripurna hasil reses pekan ini.
Baca Juga: DPRD Parigi Moutong Warning Seleksi JPT Jangan Jadi Ajang Pilih Kroni dan Kelompok
Momentum tersebut bertepatan dengan ramainya kunjungan artis ibu kota, Tri Suaka dan Zidan, di Taman Masigi.
Kawasan ruang terbuka hijau itu dinilai tidak cocok untuk menggelar panggung hiburan skala besar.
Banyak warga mengeluh pandangan mereka terhalang selama konser berlangsung.
"Masyarakat menonton tidak kelihatan artisnya, yang terlihat cuma belakang kepala penonton lain," ujar Abdin di hadapan forum sidang.
Persoalan ini membuat politisi itu meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret.
Baca Juga: Pagar Hukum Tata Ruang, Kunci Celah Konflik Lahan yang Dikritik DPRD Parigi Moutong
Lapangan Toraranga harus dikembalikan fungsinya sebagai pusat kegiatan kesenian warga.
Pemerintah daerah perlu menata kembali aset publik agar masyarakat mendapatkan hak hiburan yang layak.
Wakil Bupati Parigi Moutong diharapkan segera merespons aspirasi masyarakat ini. (Rafii)