@sulawesitodaycom Sudah dengar kabar gempa besar di utara Sulawesi tadi malam? Bumi kembali bergetar. Skalanya lumayan besar, 6,2 Magnitudo. Pusatnya di laut, 198 kilometer arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Kejadiannya persis pukul 22.49 WIB. Saat sebagian besar dari kita mungkin baru saja mau memejamkan mata. Kedalamannya dangkal, cuma 10 kilometer. Untungnya, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, getarannya menjalar cukup jauh. Warga di Kepulauan Sangihe merasakan ayunan yang lumayan terasa, skala III-IV MMI. Di Manahasah Selatan dan Manado juga ikut bergoyang pelan. Tidur malam yang tenang tiba-kira berubah jadi kewaspadaan. Tapi tahu tidak, apa yang paling bikin tenang di tengah guncangan seperti ini? Ya, tidak panik dan tidak gampang termakan hoaks. Mari saling jaga. Bagaimana kondisi di tempat kalian sekarang? Coba absen di kolom komentar, aman semua kan? #InfoGempa #GempaSangihe #kabarsulawesitoday #GempaHariIni #SulawesiUtara
♬ suara asli - Menurut Sulawesitoday - Menurut Sulawesitoday
Sulawesitoday - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Mindanao Filipina dan menggetarkan pulau terluar Sulawesi Utara.
"Gempa ini berpusat di laut namun dipastikan tidak berpotensi memicu tsunami," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto saat memberikan keterangan tertulis pada Selasa malam.
Warga panik. Masyarakat di Kepulauan Marore dan Miangas merasakan getaran cukup kuat hingga jendela rumah berderik.
Skala guncangan bervariasi. Wilayah Marore merasakan getaran pada skala IV MMI yang mampu membuat dinding rumah berbunyi.
Kendahe ikut bergetar. Kawasan di Kepulauan Sangihe ini merasakan getaran nyata seperti ada truk besar melintas.
Baca Juga: Info BMKG Terkini Gempa Buol Sulawesi Tengah Dipicu Subduksi Laut
Pemicu gempa teridentifikasi. Hasil analisis tim BMKG menunjukkan aktivitas subduksi lempeng menjadi penyebab utama lindu dangkal ini.
"Mekanisme pergerakan batuan terpantau berupa pergeseran naik atau oblique thrust," ujar Wijayanto menjelaskan parameter teknis dari ruang monitoring.
Lindu susulan tercatat. Petugas mendeteksi satu aktivitas gempa susulan beberapa menit setelah guncangan utama terjadi.
Masyarakat diminta tenang. Warga diimbau menghindari retakan bangunan dan tidak mempercayai kabar bohong yang beredar.
"Kami meminta publik hanya mempercayai kanal komunikasi resmi BMKG," ucap Wijayanto menutup penjelasan resminya.