berita

Gelombang Ekstrem Hantam Pesisir Parigi Moutong, Tanggul Empat Desa Jebol

Rabu, 15 Juli 2026 | 20:02 WIB
Bencana abrasi akibat gelombang ekstrem merusak tanggul penahan pantai di empat desa Parigi Moutong. Puluhan rumah warga kini terancam ombak.

@sulawesitodaycom

Bagaimana kalau tanggul pelindung kampung kalian tiba-tiba runtuh disapu ombak saat Anda baru terbangun dari tidur? Rabu pagi 15 Juli 2026, gelombang ekstrem menghantam pesisir Sulawesi Tengah. Tanpa ampun. Empat desa langsung terkepung air laut. Laporan Pusdalops BPBD menunjukkan kerusakan meluas di Kecamatan Tinombo dan Toribulu. Total 18 meter tanggul fasilitas umum hancur rontok. Dua rumah warga rusak parah terhantam arus. Di Desa Siavu saja, ada 25 kepala keluarga yang kini cemas menatap laut. Air memang mulai surut, tapi ancaman abrasi susulan jelas belum selesai. Warga diliputi rasa waswas jika angin kencang kembali mengamuk malam ini. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam petaka subuh itu. Justru yang luput dari perhatian adalah kekompakan warga setempat yang langsung turun tangan membersihkan puing tanpa menunggu bantuan pusat. Bagaimana menurut kalian solusi terbaik mengatasi abrasi tahunan di pesisir ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar. #AbrasiParigiMoutong #BencanaSulteng #GelombangTinggi #KabarTinombo #kabarsulawesitoday

♬ Ash's Last Ritual - Snod Snaggleton

Sulawesitoday - Gelombang pasang disertai angin kencang menerjang kawasan pesisir Kabupaten Parigi Moutong. Infrastruktur pertahanan pantai di empat desa dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat hantaman ombak.

"Peristiwa abrasi ini terjadi sekitar pukul enam pagi saat air laut naik tiba tiba," kata laporan resmi Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Parigi Moutong melalui saluran telepon pada Rabu 15 Juli 2026.

Dampak terparah melanda wilayah Kecamatan Tinombo dan Kecamatan Toribulu. Empat desa di wilayah tersebut kini berhadapan langsung dengan risiko pengikisan daratan yang kian meluas.

Pemukiman warga terancam. Puluhan kepala keluarga di Desa Siavu serta Desa Ambason Mekar mulai mengkhawatirkan keselamatan hunian mereka.

Baca Juga: Reses Gerindra Parimo di Desa Gio Barat: Warga Suarakan Bahaya Banjir dan Abrasi

Fasilitas umum rusak. Tanggul pelindung pantai sepanjang belasan meter di Desa Siavu runtuh tersapu arus laut yang kuat.

Dua rumah warga hancur. Bangunan di Desa Ambason serta Desa Tinombo mengalami kerusakan fisik pada bagian fondasi utama.

"Masyarakat bersama aparat desa setempat bergotong royong membersihkan puing bangunan," sebut laporan.

Kondisi air berangsur surut. Warga pesisir tetap diimbau waspada terhadap potensi munculnya gelombang susulan.

Tim reaksi cepat terus bersiaga. Petugas teknis mulai menghitung total kerugian materi serta memetakan zona rawan longsor pantai.

Kebutuhan mendesak diidentifikasi. Pembangunan kembali struktur penahan ombak menjadi prioritas utama penyelamatan jangka pendek.

Tags

Terkini