Sulawesitoday - Tak banyak momen yang bisa menyentuh hati lebih dalam daripada seorang ayah yang kembali mencari anaknya setelah dua dekade terpisah. Begitu pula dengan kisah Didi Setiadi, pria yang mengaku sebagai ayah kandung Natasha Wilona.
Lewat sebuah wawancara di YouTube Anak Rantau, ia menyampaikan penyesalan yang mendalam dan keinginan untuk bertemu kembali dengan putrinya setelah 20 tahun terpisah.
“Saya hanya ingin bertemu dengan kedua anak saya saja, tidak ada motif lain,” ujarnya dengan suara bergetar, mencoba mengurai kerinduan yang tampaknya sudah tak bisa dibendung lagi.
Baca Juga: Masih Tersisa Rp6,6 Triliun! Begini Cara Mengajukan KUR BRI 2024 dengan Mudah
Didi, yang kini tinggal di Bali, mengakui bahwa jarak dan keterbatasan akses menjadi penghalang utama untuk bertemu Natasha, yang menetap di Jakarta. Bahkan, ia harus bergantung pada kerabat untuk mencoba menghubungi putrinya.
Natasha Wilona, seorang bintang muda yang namanya kerap menjadi sorotan, memberikan tanggapan yang justru mencerminkan kedewasaan emosionalnya.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Akui Kekalahan di Quick Count Pemalang, Kejujuran Terkalahkan oleh Uang
“Biar bagaimana pun juga, dia adalah ayahku, dia adalah orang tuaku. Jadi, tentu kita pasti bertemu,” ungkap Natasha, menunjukkan bahwa meskipun masa lalu tak selalu sempurna, ikatan keluarga tetap tak tergantikan.
Namun, cerita ini tak hanya tentang pertemuan. Didi juga mengungkapkan alasan di balik keinginannya: usia yang kian menua dan penyesalan yang terus menghantuinya.
Baca Juga: Terpilih, Prof. Tatacipta Dirgantara, Rektor ITB 2025-2030 dengan Visi Transformasi Global
Sayangnya, alasan pastinya meninggalkan Natasha dan kakaknya dua dekade lalu tak pernah ia ungkapkan secara rinci. Ini meninggalkan celah dalam cerita yang memicu rasa penasaran banyak orang.
Satu hal yang menarik adalah bagaimana Natasha tak menunjukkan dendam atas situasi yang mungkin bagi sebagian orang terasa sulit diterima. Sebaliknya, ia memandang ayahnya dengan empati. Ini bisa menjadi pelajaran tentang memaafkan dan berdamai dengan masa lalu.
Momen ini bukan hanya tentang reuni keluarga, tetapi juga tentang introspeksi. Sebagai pembaca, Anda mungkin bertanya: jika Anda di posisi Natasha, apa yang akan Anda lakukan? Dan jika menjadi Didi, seberapa besar Anda berjuang untuk memperbaiki hubungan yang telah lama terputus?
Artikel Terkait
Dua Pukulan Berturut-turut, OTT KPK dan Kekalahan Pilkada Menimpa Rohidin Mersyah
Aktris Legendaris dan Ibunda Dede Yusuf, Rahayu Effendi, Berpulang di Usia 82 Tahun: Kisah Inspiratif Hidupnya Tak Akan Dilupakan
Terpilih, Prof. Tatacipta Dirgantara, Rektor ITB 2025-2030 dengan Visi Transformasi Global
Vicky Prasetyo Akui Kekalahan di Quick Count Pemalang, Kejujuran Terkalahkan oleh Uang
Masih Tersisa Rp6,6 Triliun! Begini Cara Mengajukan KUR BRI 2024 dengan Mudah