Berbalut kain ihram, mereka berpelukan, tangis bahagia pecah di depan Ka’bah, mercusuar suci umat Islam. Mereka mencium Ka’bah, lalu tawaf dengan khusyuk, melengkapi janji suci yang telah lama dinanti.
Perjalanan ini tak hanya menggores sejarah, tapi juga membuktikan, bahwa tekad sekuat baja dan iman yang murni mampu menghidupkan kembali tradisi yang nyaris terbuang waktu.