Berbalut kain ihram, mereka berpelukan, tangis bahagia pecah di depan Ka’bah, mercusuar suci umat Islam. Mereka mencium Ka’bah, lalu tawaf dengan khusyuk, melengkapi janji suci yang telah lama dinanti.
Perjalanan ini tak hanya menggores sejarah, tapi juga membuktikan, bahwa tekad sekuat baja dan iman yang murni mampu menghidupkan kembali tradisi yang nyaris terbuang waktu.
Artikel Terkait
Dosen Pengacung Pistol Dinsos Gorontalo Serah Diri, Misteri Motif dan Jenis Pistol Belum Terkuak
Militer Israel Terobos Laut Internasional, Kapal Bantuan Gaza Dicegat Paksa
Viral di Medsos Pria Diduga Korban Hipnotis di Tengah Jalan Picu Kemacetan
Syiar Kurban WIZ Parigi, 1.000 Paket Daging Sapa Pelosok Negeri
Bukan Sekadar Inspeksi, Wabup Parigi Moutong Langsung Turun Tangan Urus Jembatan Vital di Sausu