“Yang perlu kita tingkatkan adalah pengaturannya. Kalau itu dibenahi, semua akan lebih baik,” tambahnya. Cok Ace juga menekankan bahwa kritik seperti ini perlu dilihat sebagai introspeksi.
Baca Juga: Shin Tae-yong Andalkan Talenta Muda, Armando Obet Oropa Harapan Baru Garuda
Apa yang Bisa Dilakukan?
Kabar ini memang terasa pahit bagi para pelaku industri pariwisata di Bali, apalagi setelah masa pemulihan pasca-pandemi. Namun, ini juga menjadi momen refleksi: bagaimana pariwisata bisa dikelola secara lebih berkelanjutan?
Salah satu langkah konkret adalah mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai. Beberapa hotel dan restoran di Bali sudah mulai menerapkan kebijakan ramah lingkungan, tapi itu belum cukup jika tidak diikuti oleh sektor lainnya.