Seperti yang dikatakan oleh Uli Parulian Sihombing dari Komnas HAM, “Kami berharap kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi.”
Tapi apakah harapan ini cukup? Reformasi nyata diperlukan agar kejadian seperti ini tidak terus berulang. Publik berhak tahu apa yang terjadi di balik dinding penjara dan sel polisi, dan tanpa penyelidikan yang akuntabel, rasa ketidakpercayaan terhadap sistem hanya akan meningkat.
Mungkin yang paling mengejutkan dari semua ini adalah bagaimana seringnya kasus-kasus ini terjadi, tetapi tetap tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Banyak orang tidak menyadari bahwa ini adalah masalah yang meluas, bukan hanya kasus satu-dua orang. Dan sementara beberapa keluarga korban berbicara, masih banyak yang memilih untuk diam karena takut pada dampak lebih lanjut.
Kematian yang mencurigakan di dalam tahanan harus menjadi perhatian semua pihak. Kita harus bertanya, bagaimana sistem ini bisa rusak hingga pada titik di mana kematian dalam tahanan menjadi hal yang begitu umum? Bagaimana kita bisa memperbaikinya? Tidak ada jawaban mudah, tapi reformasi yang berarti tidak dapat ditunda lebih lama lagi.