kriminal

Nasib Tragis Usai Pulang Antar, Pacar Pemuda Ditendang Orang Tak Dikenal dan Dirampas Motornya

Sabtu, 9 November 2024 | 20:04 WIB
Pemuda di Depok diserang hingga kehilangan motor usai antar pacar. Kasus dalam penanganan polisi. #Perampasan #Depok #Keamanan (Amirulah)

Sulawesitoday - Seorang pemuda bernasib malang setelah mengalami aksi perampasan saat pulang mengantar pacarnya di Cilodong, Kota Depok. Pemuda berinisial FA ini diserang oleh sejumlah pelaku hingga terjatuh, lalu motornya dibawa kabur.

Insiden ini terjadi Sabtu malam, 26 Oktober 2024, di Jalan Raya GDC, Kalimulya, sekitar pukul 22.00 WIB. Kejadian tersebut menambah daftar panjang kasus perampasan motor di wilayah Depok yang, menurut catatan kepolisian, kian marak beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Keributan Dini Hari di Tempat Karaoke: Gara-Gara Tagihan, Sejumlah Orang Jadi Korban Penganiayaan

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, FA awalnya baru saja mengantar pacarnya ke Pancoran Mas. Saat ia melintasi kawasan GDC dalam perjalanan pulang, dua sepeda motor mendekati FA dan menghalangi jalannya.

“Awalnya korban habis mengantar pacarnya di Pancoran Mas, lalu pulang lewat Jalan Raya GDC. Tiba-tiba, korban dipepet oleh empat orang yang tidak dikenal,” kata Ade Ary dalam pernyataan resmi, Sabtu (9/11/2024).

Baca Juga: Kebijakan Impor Ancam Hidup 20 Ribu Peternak Boyolali: 33 Ton Susu Dibuang, Warga Gelar Protes Dramatis

Tanpa peringatan, salah satu pelaku menendang FA hingga terjatuh dari motornya. Tak membuang waktu, pelaku langsung turun dari motor dan membawa kabur Honda PCX milik korban. Dalam hitungan detik, FA hanya bisa melihat motornya menghilang bersama para pelaku, sementara ia sendiri mengalami syok akibat insiden tersebut.

“Pelaku langsung mengambil motor korban, meninggalkan dia di tempat kejadian,” tambah Ade Ary.

Baca Juga: Infus di Tangan Bukan Halangan Bapak Ini Tetap Asyik Mancing, Netizen: Rawat Jalan Ala Sultan?

FA akhirnya pulang dengan menggunakan jasa ojek online. Ia juga mengalami kerugian signifikan, bukan hanya kehilangan motor seharga sekitar Rp 51 juta, tetapi juga surat-surat kendaraan yang ikut terbawa di dalam jok. Kasus ini kemudian dilaporkan FA ke kepolisian, dan saat ini dalam penanganan Polres Depok. Ade Ary menegaskan bahwa pihak kepolisian sedang mendalami kasus ini dan berupaya keras untuk mengungkap identitas para pelaku.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kewaspadaan saat berkendara di malam hari, terutama di jalan-jalan yang rawan tindak kejahatan. Kasus FA bukanlah yang pertama di daerah ini, mengingat meningkatnya kasus serupa di beberapa titik di Depok. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap sekitar mereka, khususnya jika berkendara sendirian pada waktu malam.

Baca Juga: Aksi Bullying Berujung Viral, Oknum Guru Diduga Dalang Perundungan di Parigi

Munculnya kasus ini menunjukkan perlunya patroli lebih ketat di kawasan-kawasan rawan dan peningkatan sistem keamanan di sekitar wilayah Cilodong. Hal ini diharapkan dapat mengurangi angka kejahatan jalanan yang kian mengancam keselamatan pengguna jalan. Bagi FA dan banyak orang lain yang pernah mengalami kejadian serupa, insiden ini memberikan pelajaran pahit akan pentingnya rasa aman yang masih harus diperjuangkan di wilayah perkotaan seperti Depok.

Tags

Terkini