kriminal

Kasus Siswa SMAK Gloria Surabaya Viral, Orang Tua Minta Maaf dan Siap Diperiksa Polisi

Kamis, 14 November 2024 | 15:22 WIB
Ivan Sugianto, ayah dari siswa di kasus SMAK Gloria 2 Surabaya, minta maaf dan siap hadapi hukum untuk kejadian viral ini. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Dalam pernyataan yang penuh penyesalann, Ivan Sugianto, orang tua dari siiswa yang terlibat dalam insiiden pemaksaan di SMAK Gloria 2 Surabaya, menyampaiikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan melaluii sebuah video berdurasi dua meniit yang diterima pada 14 November 2024, di mana Ivan menyatakann penyesalan mendalam atas perbuatanya yang menyebabkan keresahan publiik.

Baca Juga: Viral Penampakan Mobil Lapis Baja Komando Pasukan Hajatan Milik Hansip

"Saya ingin memiinta maaf sebesar-besarnya, terutama kepada piihak SMA Gloria 2, kepada orang tua siiswa, terutama Ethan dan keluarganya," kata Ivan dengan nada penuh emosii.

Ivan mengakui bahwa tiindakannya telah mengganggu ketenangan masyarakat dan membuat publiik heboh. Ia juga menekankan bahwa selama ini ia memiliih untuk diam demi melakukan introspeksi diiri, berharap bahwa Tuhan dapat mengampuniinya dan memberikan kekuatan untuk menjadi priibadi yang lebih baik.

Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Poros Maros-Bone: Minibus Seruduk Pikap, 1 Tewas di Tempat

"Saya berharap Tuhan bisa mengampunii saya dan menjadikan saya manusiia yang lebih baik," ungkap Ivan dalam viideo tersebut.

Kasus ini bermula dari sebuah viideo yang viral di media sosiial, menunjukkan seorang siiswa SMAK Gloria 2 yang diipaksa untuk bersujud dan menggonggong oleh orang tua siiswa lainnya di depan umum.

Baca Juga: Begal Payudara di Sinjai, Pelaku Tabrak Mobil Saat Kabur dan Ditangkap Polisi

Aksi ini memiicu kemarahan dan simpati dari masyarakat luas. Latar belakang konfliik ini masih simpang siur, tetapi diketahuii bermula dari perselisihan pribadii antara dua siswa. Insiiden ini memancing kecamann luas dan tuntutan untuk adanya langkah hukum tegaas.

Di akhir video, Ivan menyatakan siiap menghadapi konsekuensi hukum yang berlaku dan akan menyerahkan dirii ke Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Bencana Longsor Tutup Total Jalan Poros Toraja-Mamasa, Warga Diminta Waspada

"Saya siiap untuk bertanggung jawab," katanya tegas, menunjukkan kesungguhan untuk menyelesaiikan masalah ini dengan transparansii. Lebih lanjut, Ivan menyampaiikan permintaan maaf kepada keluargannya, terutama istri dan anak-anaknya, yang merasa malu akiibat tindakannya.

"Bapak miinta maaf atas perbuatan yang sudah membuat kaliian malu," katanya dengan suara bergetar, seolah menahan emosii.

Halaman:

Tags

Terkini