kriminal

Dituding Buzzer, Mr Bert Diserbu Netizen Usai Sebar Klaim Ransomware BRI

Kamis, 26 Desember 2024 | 18:22 WIB
Misteri ransomware BRI terungkap! Klaim heboh Bashe Ransomware ternyata palsu. Apa pelajaran penting dari kasus ini? Simak di sini!

Sulawesitoday - Baru-baru ini, jagat media sosial diguncang kabar mengejutkan tentang dugaan serangan ransomware terhadap salah satu bank terbesar di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kabar ini berawal dari unggahan akun @FalconFeedsio di platform X pada 18 Desember 2024. Dalam postingannya, akun tersebut menyebutkan bahwa BRI telah menjadi korban ransomware Bashe, sebuah kelompok malware yang cukup dikenal di dunia maya.

"Ransomware Alert. Bank Rakyat Indonesia, has fallen victim to Bashe Ransomware," tulis @FalconFeedsio. Unggahan ini langsung memantik kekhawatiran publik. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, klaim tersebut mulai dipertanyakan.

Klaim Menghebohkan dari Selebgram

Selebgram terkenal, Mr Bert, turut memperkeruh suasana dengan mengunggah pernyataan yang mengkritik pemerintah. Ia mengaku telah memperingatkan potensi serangan sejak 2023 namun diabaikan. Dalam sebuah video, ia bahkan menyebutkan membawa data berisi ribuan password internal dari BRI.

"Pak Prabowo, Pak Gibran, saya enggak minta posisi di tempatmu. Bank BRI sudah kena ransom, sudah saya peringatkan dari satu tahun yang lalu," tegasnya.

Klaim ini semakin menambah ketegangan. Tetapi, validitas data yang ia bawa serta pernyataannya menuai banyak kritik. Beberapa netizen menilai bahwa Mr Bert terlalu sering "koar-koar tanpa kejelasan," seperti diungkapkan akun Instagram @jejen5040.

Baca Juga: LPKA Palu Rayakan Natal 2024, Wujudkan Pembinaan Humanis dan Inspiratif

Fakta yang Terungkap

Ketika tenggat waktu yang diberikan oleh Bashe Ransomware berakhir, fakta mengejutkan terungkap. Pakar keamanan siber, Teguh Aprianto, yang juga Founder of Ethical Hacker Indonesia, menyoroti kejanggalan sejak awal. Setelah data dirilis oleh kelompok ransomware, hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi.

"Isi datanya cuma 1 file excel dengan 100 row yang ternyata match dengan dokumen di ScribD dan pdfcoffee," ungkap Teguh melalui akun X-nya, @secgron. Hal ini menjadi bukti bahwa klaim Bashe tidak lebih dari omong kosong.

BRI pun tetap beroperasi normal selama isu ini mencuat. Nasabah masih dapat mengakses layanan perbankan seperti mobile banking tanpa gangguan. Ini semakin memperkuat dugaan bahwa klaim ransomware tersebut adalah hoaks.

Respons Netizen: Kritik dan Humor

Di tengah drama ini, netizen memberikan respons beragam. Akun @zeldris di X menyindir Mr Bert yang menghapus unggahan terbarunya setelah klaimnya terbukti palsu. "Awas yang bilang hoaks dibilang buzzer sama Mr Bert," tulisnya.

Netizen lain menyebut polanya mudah ditebak. "Lucu sih, setiap kali bikin drama, ujung-ujungnya BRI lagi yang diserang," ujar akun Instagram @lovely_u06. Ada juga yang mempertanyakan keahlian Mr Bert dalam analisis keamanan siber. "Kalau hanya drama buzzer, jangan mimpi jadi pahlawan negara," cibir akun @meimikiy.

Halaman:

Tags

Terkini