kriminal

Tanpa Autopsi Potongan Tubuh di Selayar Dikuburkan, Ini Penjelasan Kepolisian

Jumat, 27 Desember 2024 | 20:38 WIB
Polres Selayar menjelaskan alasan kemanusiaan di balik penguburan potongan tubuh tanpa autopsi. Langkah ini diambil meski identitas jenazah tak diketahui.

Sulawesitoday - Keputusan Kepolisian Resor (Polres) Selayar untuk menguburkan potongan tubuh manusia tanpa autopsi memicu tanda tanya. Namun, alasan kemanusiaan menjadi dasar utama keputusan ini. Ps Kasi Humas Polres Selayar, Aipda Suardi Alimuddin, menjelaskan bahwa potongan tubuh tersebut telah didokumentasikan sebelum dikebumikan.

“Alasan kemanusiaan. Jadi, setelah kita pastikan sudah identifikasi, difoto, kemudian tidak diketahui identitasnya. Untuk alasan kemanusiaan, kita sepakat untuk dikebumikan,” ungkapnya saat diwawancarai, Jumat (27/12/2024).

Penguburan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, meskipun tanpa autopsi. Menurut Suardi, langkah ini sesuai dengan kondisi yang ada. “Yang namanya jenazah begitu, kan, harus langsung dikebumikan. Jadi, pada intinya karena bentuknya potongan tubuh, kita kebumikan sebagaimana layaknya,” jelasnya.

Penemuan potongan tubuh ini terjadi di pesisir pantai Dusun Polong, Desa Bungaiya, Kecamatan Bontomatene. Dua warga setempat, Andul (25) dan Agus Salim (23), menemukannya ketika sedang mencari rongsokan plastik. Potongan tubuh yang ditemukan mulai dari pinggang hingga lutut dalam kondisi membusuk. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bungaiya, Agusta Herianto, mengungkapkan bahwa potongan itu ditemukan dengan celana training hitam.

“Andul ini sama Agus Salim setiap pagi itu selalu turun ke pantai. Cari rongsokan plastik yang terdampar karena musim barat, ya. Seketika melihat itu potongan tubuh, celana training warna hitam, mereka penasaran. Ternyata setelah diamati dia melihat ada tulang di ujung potongan tubuh,” kata Agusta.

Meskipun kondisi ini cukup mengejutkan, Polres Selayar memastikan bahwa seluruh bagian tubuh yang ditemukan telah didokumentasikan lengkap. Tidak ada bagian yang diambil untuk investigasi lebih lanjut. “Tidak, tidak harus karena melihat kondisi jenazah itu cukup kami dokumentasikan saja. Kemudian selanjutnya semua potongannya itu dikebumikan,” tambah Suardi.

Langkah kepolisian ini menyoroti dilema dalam penanganan jenazah tak dikenal, terutama dalam kondisi yang memprihatinkan seperti ini. Di satu sisi, ada kebutuhan akan investigasi lebih dalam. Namun, di sisi lain, nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.

Penemuan ini mengingatkan pentingnya kesadaran warga terhadap lingkungan pesisir, terutama pada masa musim barat yang sering membawa berbagai temuan tak terduga. Bagi warga Kepulauan Selayar, kejadian ini menjadi peringatan bahwa laut bisa menyimpan berbagai misteri yang tak terduga.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com: https://news.google.com/publica.../CAAqBwgKMN3Bswsw6tzKAw...

Tags

Terkini