Sulawesitoday - Maryam, istri pengacara Rudi S Gani yang tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, membawa bukti baru ke polisi. Bukti tersebut, berupa barang elektronik, diyakini dapat mengungkap petunjuk baru dalam kasus ini. “Untuk sekarang yang saya bawa cuma bukti elektronik, bukti yang kami lihat saja,” ujar Maryam saat hadir di Mapolda Sulsel, Senin (6/1/2025).
Barang bukti yang dimaksud Maryam termasuk tangkapan layar dari status Facebook. Namun, ia belum memberikan penjelasan rinci terkait isi status tersebut. “Ada status di Facebook, saya bawa. Itu saja,” tambahnya. Ketika ditanya lebih lanjut, Maryam menjelaskan bahwa status itu ditulis oleh seorang laki-laki. Sayangnya, identitas lengkap pria itu belum diketahui dan akan diungkap lebih lanjut oleh penyidik.
Ketua Dewan Kode Etik Peradi Makassar, Tadjuddin Rachman, yang mendampingi Maryam, menjelaskan bahwa barang bukti yang diserahkan termasuk percakapan dan data dari ponsel korban. “Kedatangannya ini untuk memberikan keterangan terkait bukti-bukti, termasuk percakapan di WhatsApp milik almarhum dan ibu Maryam sendiri,” katanya. Ponsel korban, yang sebelumnya telah diamankan polisi, juga menjadi bagian penting dalam investigasi.
Lebih jauh, Tadjuddin mengungkap bahwa ancaman terhadap korban tidak hanya terjadi di dunia maya. Korban disebut sempat menerima ancaman pembunuhan secara lisan sekitar satu bulan sebelum insiden terjadi. Meski demikian, ia memilih untuk tidak merinci ancaman tersebut, dengan alasan menghormati proses penyidikan yang masih berlangsung.
“Nanti setelah berita acara pemeriksaan selesai, kami akan buka semua informasi ini. Tidak etis jika kami ungkapkan sekarang,” jelas Tadjuddin. Pihaknya memastikan akan bekerja sama penuh dengan penyidik untuk mengungkap kasus ini.
Sementara itu, polisi telah memeriksa 18 saksi terkait kasus ini, termasuk tiga buruh bangunan yang bekerja di kantor korban. Buruh tersebut diduga mengetahui beberapa detail yang relevan dengan kasus ini.
Kasus penembakan ini menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat. Apa motif di balik insiden ini? Siapa pihak yang berada di balik ancaman tersebut? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini masih harus menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.