pemerintah

Apa Itu Ijazah Elektronik yang Digebrak Disdikbud Parigi Moutong

Minggu, 15 Juni 2025 | 22:24 WIB
Disdikbud Parigi Moutong terapkan ijazah elektronik. Apa itu? Inovasi ini jadi tameng baru pendidikan dari praktik lancung dan pemalsuan.

Sulawesitoday - Jeda ijazah bodong di Parigi Moutong (Parimo) nampaknya bakal segera ditamatkan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parimo kini telah mengetuk palu, memperkenalkan sistem penerbitan ijazah berbasis tehnologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terintegrasi langsung dengan nomor ijazah nasional serta sistem verifikasi digital. Sebuah langkah maju yang siap menggulung praktik lancung yang kerap meresahkan.

Terobosan ini, bukan sekadar formalitas. Ibrahim, Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parimo, menjelaskan bahwa pengelolaan ijazah kini dipercepat dan diperkuat dengan sentuhan teknologi. Dari hulu hingga hilir, setiap lembar kertas bernomor itu kini punya akar yang jelas dan sulit dipalsukan.

"Ini upaya kita memastikan tiap lulusan punya rekam jejak yang sahih dan bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya, seolah menabuh genderang perang melawan para pemalsu.

Lalu, apa itu ijazah elektronik yang digadang-gadang Disdikbud Parigi Moutong? Sering juga disebut e-ijazah atau ijazah digital, dokumen ini merupakan bukti resmi kelulusan yang diterbitkan dalam format digital, bukan lagi seonggok kertas fisik.

Inovasi ini adalah bagian dari gerbong transformasi digital di bidang pendidikan, bertujuan melambungkan efisiensi, keamanan, dan kemudahan akses terhadap dokumen sepenting ijazah.

Ada beberapa komponen utama yang menjadi tulang punggung ijazah elektronik ini.

Pertama, format digital, yang umumnya berwujud file PDF dan bisa diakses via platform daring atau disimpan di gawai.

Kedua, tanda tangan elektronik tersertifikasi. Ini bukan sembarang coretan, melainkan jejak digital yang dijamin keasliannya lewat teknologi kriptografi dan sertifikat elektronik dari Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang sah, seperti PERURI di Indonesia. Ibarat sidik jari digital, tapi tak bisa dipalsukan.

Ketiga, keberadaan kode verifikasi atau QR Code. Dengan memindai kode ini, siapapun bisa langsung diarahkan ke portal verifikasi online, memastikan data yang tertera selaras dengan data resmi.

Baca Juga: Era Dokumen Bodong Parimo Tamat, Ijazah Kini Punya Sidik Jari Digital

Dan yang tak kalah penting, integrasi data. Ijazah elektronik ini biasanya terhubung dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) atau sistem data induk lainnya di tingkat pendidikan dasar dan menengah (Dapodik). Ini menjamin keabsahan lulusan dapat diverifikasi secara konsisten dengan riwayat proses pendidikan mereka.

Jadi, tak ada lagi cerita ijazah "siluman" yang muncul entah dari mana. Langkah Disdikbud Parimo ini seolah menyalakan mercusuar, menerangi jalan menuju pendidikan yang lebih transparan dan akuntabel.

Tags

Terkini