Dari total 425 SD di Parimo, sekitar 200 sekolah diundang mengikuti sosialisasi ini, dengan perwakilan dari seluruh 23 kecamatan.
Diharapkan, sekolah-sekolah yang hadir bisa jadi agen informasi dan mengimbaskan pemahaman ini kepada sekolah lain di wilayah masing-masing. Sebuah efek domino positif yang diharapkan mampu menular.
Baca Juga: Kepala Kantor OMC Palu Jadi Sasaran Netizen, Janji Manis Avanza Berujung Kemarahan
Ibrahim juga menegaskan, semua sekolah yang terdaftar dalam Dapodik tetap menerima BOS reguler, dengan besaran Rp945.000 per siswa per tahun. Artinya, BOS Kinerja ini adalah tambahan semata, bukan pengganti.
“BOS Kinerja diberikan sebagai bonus bagi sekolah yang menunjukkan performa dan prestasi terbaik, layaknya apresiasi dari Kementerian Pendidikan,” pungkasnya.