-
Pidato i Bupati: Budaya Nu Doti Jiwa Pembangunan
Dalam sambutan, Bupati Erwin Burase de’a bisa sembunyi rasa rara do monggava. Ia topo, prosesi ini mombalu akar budaya masyarakat Parigi Moutong.
“Adat do budaya de’a cuma hiasan. Tapi doti identitas do kekuatan masyarakat. Kalau adat hilang, pembangunan de’a monggava jiwa,” topo Bupati.
Ri tengah gempuran globalisasi, Bupati mopoturui pentingnya mempalaga warisan tonata: gotong royong, menghargai orang tua, menjaga alam, hidup seimbang.
Pamarenta Kabupaten Parigi Moutong mendorong tiap banua membentuk Lembaga Adat Desa. Tujuannya, supaya lembaga ini menjadi mitra strategis pamarenta desa dalam menjaga do mempovuaa adat.
“Lembaga Adat de’a tempat penting mo’adami adat ri banua modern. Jadi vatu kebijakan nu monggava kearifan lokal,” topotua Erwin.
Akhir sambutannya, Bupati mo'odoki rasa terima kasih ri Lembaga Adat Olongian Tialo, do berharap sinergi makin kuat demi Parimo monggava, adil, do bermartabat.
Acara ini turut dihadiri: Anggota DPRD Provinsi, Ketua do Anggota DPRD Kabupaten, Forkopimda, pejabat tinggi pratama, tokoh adat, masyarakat, pemuda do w
anita dari tiga kecamatan: Tomini, Mepanga, Ongka Malino.
Baca Juga: Vonis Tom Lembong Jadi Sorotan, Pakar Hukum: Pembantu Dihukum, Majikan Lolos?