pemerintah

Ambulans Gratis hingga Traktor Sawah, Aspirasi Warga Sienjo di Reses Arman Lawaha

Kamis, 23 April 2026 | 08:51 WIB
Anggota DPRD PKB Arman Lawaha gelar reses di Dusun 4 Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu. Warga sampaikan aspirasi soal ambulans gratis, bibit padi, pestisida, hingga renovasi masjid.

Sulawesitoday - Ambulans tak lagi jadi beban pikiran. Itulah kabar yang dibawa Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Arman Lawaha, saat menggelar reses masa persidangan 2026 di Dusun 4, Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Rabu (22/04/2026).

Di hadapan warga yang memadati lokasi pertemuan, Arman menyampaikan bahwa seluruh biaya operasional kendaraan ambulans kini ditanggung pemerintah. Tak ada lagi urusan iuran bensin. Tak ada lagi tawar-menawar di saat genting.

"Masyarakat tidak perlu lagi memikirkan biaya bensin untuk ambulans. Semuanya gratis karena ini merupakan bagian dari program pemerintah 'Sehat Bersama'," ujar Arman di depan warga.

Pernyataan itu disambut antusias. Tapi bagi warga Sienjo, satu kabar baik belum cukup.

Sektor pertanian langsung jadi sorotan berikutnya. Perwakilan warga dari Desa Sienjo dan Desa Poli, Kecamatan Tinombo Selatan, secara kompak mengusulkan bantuan bibit padi unggul dan pestisida sebanyak 500 liter. Kebutuhan itu bukan permintaan mendadak — melainkan tuntutan lama yang belum terjawab.

Khusus Desa Sienjo, warga juga meminta pengadaan alat traktor sawah. Tanpa alat mekanisasi, petani menggarap lahan dengan tenaga dan waktu yang terus terkikis.

Aspirasi tak berhenti di sawah. Masjid desa yang renovasinya mandek sejak entah kapan turut disuarakan warga Dusun 4. Fasilitas ibadah itu sudah lama menunggu, tapi anggaran seolah enggan hadir. Selain itu, warga juga meminta bantuan modal untuk pelaku UMKM lokal serta pengadaan kursi untuk fasilitas desa.

Arman Lawaha mengaku telah mencatat seluruh aspirasi yang masuk. Ia berkomitmen membawa seluruh usulan itu ke forum formal legislatif.

"Semua aspirasi, mulai dari infrastruktur rumah ibadah hingga sarana pertanian, telah kami catat untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna mendatang," pungkasnya.

Kegiatan reses berlangsung dengan dihadiri Camat Toribulu, Sekcam Toribulu, Kepala Desa Sienjo, serta Kepala Desa Pinotu yang turut mendampingi dialog antara legislatif dan masyarakat.

Kini pertanyaannya tinggal satu: seberapa jauh catatan itu akan berubah menjadi realisasi.

Petani Montong Sekarat, Ketua DPRD Parigi Moutong Semprot Dinas Pertanian

Tags

Terkini