Sulawesitoday - Marselino Ferdinan akhirnya membungkam semua keraguan. Setelah sembilan bulan tanpa gol, bintang muda Timnas Indonesia ini menjawab kritik dengan performa luar biasa di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi. Dua gol yang ia cetak di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (19/11/2024), menjadi bukti bahwa talenta besarnya tetap tak tergoyahkan.
Gol pertama Marselino tercipta di menit ke-32. Aksi dimulai dari sisi kiri lapangan saat Ragnar Oratmangoen dengan lincah menggiring bola melewati bek lawan. Umpan silang sempurna yang ia lepaskan disambut oleh Marselino dengan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Arab Saudi, Ahmed Al-Kassar. Gol ini langsung mengubah suasana stadion menjadi riuh rendah.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Bersinar, Brace Ajaib Bawa Indonesia Bungkam Arab Saudi di GBK
Namun, Marselino tak berhenti di situ. Pada menit ke-57, ia kembali mencetak gol, kali ini dengan gaya yang penuh ketenangan. Setelah tendangan pertamanya dimentahkan oleh Al-Kassar, Marselino berhasil memanfaatkan bola muntah dengan teknik cungkilan yang halus. Bola melayang melewati kiper, dan seolah waktu berhenti sesaat sebelum akhirnya bola bersarang di gawang lawan.
Bukan hanya tentang gol, tetapi momen ini terasa begitu simbolis. Sembilan bulan paceklik gol—terakhir kali ia mencetak gol pada 15 Januari 2024 melawan Irak—berakhir di hadapan ribuan pendukung Timnas. "Dia seperti terlahir kembali di lapangan," komentar seorang penggemar di media sosial.
Baca Juga: Harga Selangit, Ini 5 Pemain Arab Saudi yang Siap Buktikan Kelasnya Melawan Indonesia di GBK
Marselino sendiri menunjukkan betapa emosionalnya momen ini. Selebrasinya di tepi lapangan, di mana ia mengepalkan tangan ke udara dengan sorot mata yang tajam, menggambarkan lebih dari sekadar rasa lega—ini adalah pernyataan. Pernyataan bahwa ia pantas berada di skuad utama setelah tiga pertandingan sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan.
Kemenangan 2-0 atas Arab Saudi tak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga menjaga asa Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Marselino adalah wajah dari perjuangan itu. "Dia telah membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia dalam satu dekade terakhir," ujar seorang netizen.
Dengan usia yang baru menginjak 20 tahun, Marselino masih memiliki perjalanan panjang. Namun malam ini, ia telah menorehkan bab yang tak terlupakan dalam kariernya. Brace yang ia ciptakan tak hanya menjadi headline, tetapi juga bahan perbincangan seluruh pecinta sepak bola tanah air.
Artikel Terkait
Kiper Timnas Maarten Paes Ucapkan Terima Kasih kepada Jokowi, Menghormati Peran Pemerintah dalam Olahraga
Cerita Fans yang Kecewa Usai Madrid Dibantai Barca 0-4 di Laga La Liga 2024
Strategi Shin Tae-yong Turunkan Skuad U-23 di Piala AFF 2024 untuk Persiapan SEA Games
Rustam Lutfullin, Wasit Muda Asia yang Siap Pimpin Laga Sengit Indonesia vs Arab Saudi di GBK
Harga Selangit, Ini 5 Pemain Arab Saudi yang Siap Buktikan Kelasnya Melawan Indonesia di GBK