• Kamis, 4 Juni 2026

Skuad U-22 Siap Tempur di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong Minta Dukungan Bukan Tekanan

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Minggu, 1 Desember 2024 | 06:50 WIB
Shin Tae-yong minta fans tak berekspektasi tinggi pada Timnas U-22 di Piala AFF 2024. Fokus pada dukungan dan pengembangan pemain muda.
Shin Tae-yong minta fans tak berekspektasi tinggi pada Timnas U-22 di Piala AFF 2024. Fokus pada dukungan dan pengembangan pemain muda.

Sulawesitoday - Ketika harapan membumbung terlalu tinggi, realitas bisa terasa pahit. Itulah pesan yang disampaikan Shin Tae-yong, pelatih kepala Timnas Indonesia, kepada suporter menjelang Piala AFF 2024.

Dengan nada serius, Shin meminta agar ekspektasi terhadap tim yang akan berlaga tidak terlalu tinggi. Mengapa? Karena Timnas kali ini bukan diisi pemain senior, melainkan skuad muda U-22 yang masih dalam tahap pengembangan.

“Ekspektasi tidak boleh terlalu tinggi,” ungkap Shin dalam konferensi persnya. Baginya, dukungan suporter memang krusial, tapi harapan yang berlebihan bisa berubah menjadi beban mental.

Dan dalam sepak bola, tekanan psikologis adalah lawan tak terlihat yang sering kali lebih sulit ditaklukkan daripada tim lawan di lapangan.

Tim U-22: Tantangan di Tengah Ekspektasi

Skuad muda ini sedang menjalani pemusatan latihan intensif di Bali hingga 4 Desember, hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai pada 8 Desember 2024. Grup B, tempat Indonesia tergabung, tak bisa dianggap enteng.

Baca Juga: Pria Ini Janji Ngesot Sampai Madura Jika Timnas Indonesia Menang Lawan Arab Saudi, Netizen Tunggu Aksinya

Ada Vietnam yang selalu jadi rival berat, ditambah tim-tim yang sering memberi kejutan seperti Myanmar dan Filipina.

Namun, masalahnya tak hanya soal lawan. Shin mengakui, pemanggilan pemain untuk Timnas U-22 sendiri menghadapi berbagai kendala.

“Ini tim agak kesulitan untuk pemanggilan pemain,” ujar Shin, tanpa merinci lebih jauh masalahnya. Ini sinyal bahwa tantangan internal, seperti ketersediaan pemain yang ideal, mungkin jadi faktor penting di balik seruannya agar fans menurunkan ekspektasi.

Dukungan yang Dibutuhkan, Bukan Tekanan

Sikap Shin ini mencerminkan visi seorang pelatih yang realistis. Fokusnya adalah pengembangan jangka panjang tim, bukan sekadar hasil instan.

Ia berharap, suporter bisa mengalihkan ekspektasi tinggi menjadi dukungan tulus. “Beban berat hanya akan menghambat pemain muda kami,” tegasnya.

Sebagai suporter, mungkin ini waktu yang tepat untuk merenung. Dukungan sejati bukanlah soal trofi semata, melainkan soal keberanian berdiri di belakang tim, apa pun hasilnya.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini