• Kamis, 4 Juni 2026

Erick Thohir Tegaskan Pemain Pelapis Adalah Kunci Kesuksesan Timnas

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Minggu, 1 Desember 2024 | 19:24 WIB
Timnas Indonesia harus memperkuat kedalaman skuad jelang Piala AFF 2024. Pelapis berkualitas adalah kunci daya tahan tim di kompetisi ketat ini.
Timnas Indonesia harus memperkuat kedalaman skuad jelang Piala AFF 2024. Pelapis berkualitas adalah kunci daya tahan tim di kompetisi ketat ini.

Sulawesitoday - Ketika waktu terus berjalan menuju Piala AFF 2024, sorotan terbesar bagi Timnas Indonesia bukan hanya pada performa pemain utama, tetapi pada kualitas pelapis yang tersedia.

Ketua PSSI Erick Thohir dengan tegas menyatakan bahwa kedalaman skuad menjadi tantangan utama.

"Timnas kita butuh pemain pelapis yang kualitasnya setara dengan pemain inti," ujarnya dalam sebuah wawancara pekan lalu. Ini adalah sinyal peringatan yang tidak bisa diabaikan.

Sebagai salah satu turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF menuntut konsistensi dan strategi matang. Apalagi, beberapa pemain kunci menghadapi ketidakpastian karena klub mereka belum memberikan izin pelepasan.

Kondisi ini semakin memperjelas urgensi menyiapkan opsi cadangan yang memadai. Dengan hanya sedikit waktu tersisa, apakah regenerasi mampu menjawab kebutuhan ini?

Pelatih Shin Tae-yong kini berada dalam posisi krusial. Dengan dominasi pemain muda di skuad, ia tampaknya berfokus pada rencana jangka panjang. Dari 33 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan, sebagian besar belum punya pengalaman di level senior.

Baca Juga: Bintang Timnas Indonesia Makin Bersinar, Minat Klub Serie A pada Jay Idzes Memanas

Sebuah strategi yang berisiko, tetapi bisa menjadi peluang emas untuk mempercepat regenerasi. Seperti kata Shin beberapa waktu lalu, "Kita harus berpikir ke depan, tapi tetap fokus di hari ini."

Selain itu, integrasi pemain U-20 menjadi topik hangat. Beberapa pemain muda, termasuk yang sempat berlaga di Piala Dunia U-20, diharapkan mampu memberikan energi baru. Namun, ini bukan hanya soal potensi.

Apakah mereka siap menghadapi tekanan di panggung besar seperti Piala AFF? Erick menyebut, "Mereka harus diberi kesempatan, tapi juga didukung dengan latihan yang intensif."

Kedatangan Ole Romeny, penyerang FC Utrecht yang sedang dalam proses naturalisasi, membawa angin segar di lini serang. Kehadirannya memberikan harapan baru untuk mengatasi kurangnya produktivitas gol.

Namun, ini tidak cukup tanpa adanya pelapis yang solid di lini tengah dan belakang. Seperti kita tahu, serangan terbaik pun takkan berhasil jika pertahanan rapuh.

Melihat kondisi ini, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan pemain-pemain dari Liga 1 yang belum mendapatkan panggilan. Para pemain ini memiliki jam terbang yang memadai dan bisa menjadi aset penting bagi skuad.

Selain itu, rotasi taktik perlu diuji di laga persahabatan, untuk mengetahui seberapa siap tim menghadapi skenario terburuk.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini