Sulawesitoday - Keberanian Shin Tae-yong mengambil risiko besar menjadikan Piala AFF 2024 sebagai ajang pembuktian tim muda Indonesia. Dengan mayoritas pemain berusia di bawah 22 tahun, pelatih asal Korea Selatan ini menancapkan komitmennya pada regenerasi pemain, sebuah langkah yang kerap dihindari pelatih lain.
"Kami fokus pada pengembangan jangka panjang," tegas Shin dalam sebuah wawancara.
Langkah ini bukan tanpa dasar. Nama-nama seperti Marcelino Ferdinan dan Ikram Algiffari menjadi simbol keyakinan Shin terhadap potensi talenta muda Tanah Air.
Meski minim pengalaman di kancah internasional, mereka telah menunjukkan kemampuan bersaing melawan tim-tim besar.
Salah satu momen kunci adalah laga melawan Argentina pada Juni 2023. Meski kalah 0-2, performa tim disebut banyak pengamat sebagai titik balik mentalitas skuad Garuda.
Pengalaman melawan juara dunia memberi Timnas kepercayaan diri bahwa bisa bersaing.
Baca Juga: Maarten Paes: Potensi Pemain Muda Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah di Piala Dunia
Namun, perjalanan ini jelas tidak mudah. Dengan hanya delapan pemain senior dalam skuad, tekanan berada di pundak para pemain muda. Shin Tae-yong sadar bahwa dukungan penuh masyarakat sangat penting. Dia bahkan secara terbuka meminta publik untuk bersabar dan percaya pada proses.
Menggali Kekuatan dari Dalam
Salah satu aspek yang membuat pendekatan Shin begitu menarik adalah fokusnya pada pemain lokal dari Liga 1.
Pemanggilan pemain diaspora tetap menjadi opsi, namun Shin lebih memilih membangun fondasi dari dalam negeri. Hal ini mencerminkan visi besar PSSI untuk menciptakan tim yang solid secara berkelanjutan.
Dalam latihan, metode Shin jauh dari kata biasa. Ia dikenal dengan pendekatan semi-militer yang menguras tenaga pemain. Latihan tiga kali sehari, pengawasan ketat pola makan, hingga sesi taktikal intensif adalah bagian dari rutinitas yang membentuk skuad muda ini.
Optimisme Menuju Piala AFF
Piala AFF 2024 adalah lebih dari sekadar turnamen bagi Timnas Indonesia. Ini adalah panggung untuk menunjukkan bahwa regenerasi pemain bisa berjalan mulus jika dibangun dengan pendekatan yang benar. Shin Tae-yong telah memberikan arah yang jelas, namun hasil akhirnya bergantung pada eksekusi di lapangan.
Artikel Terkait
Fisik Pemain Masih Lemah, Shin Tae-yong Tancap Gas di Pemusatan Latihan
Dilirik Klub Spanyol, Mees Hilgers Bersiap Taklukkan La Liga
Timnas Indonesia Siap Tempur: Daftar 26 Pemain Final untuk Piala AFF 2024
Shin Tae-yong Coret Tiga Pemain, Timnas Indonesia Siap Tempur dengan Komposisi Baru di Piala AFF 2024
Maarten Paes: Potensi Pemain Muda Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah di Piala Dunia