Sulawesitoday - Sejarah baru tercipta di Thuwunna Stadium, Yangon, Senin malam (9/12/2024). Arkhan Kaka, striker muda dari Persis Solo, berhasil mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia.
Pada usia 17 tahun, 3 bulan, dan 7 hari, Arkhan memecahkan rekor pemain termuda yang debut untuk Timnas Indonesia, hanya sehari lebih muda dari Ronaldo Kwateh yang memegang rekor sebelumnya sejak Januari 2022.
Laga melawan Myanmar itu terasa spesial, bukan hanya karena kemenangan 1-0 di matchday pertama Grup B Piala AFF 2024, tetapi juga berkat kehadiran delapan debutan muda yang dipromosikan oleh pelatih Shin Tae-yong.
Selain Arkhan, Cahya Supriadi, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas, Zanadin Fariz, Alfriyanto Nico, Victor Dethan, dan Robi Darwis juga mencatatkan penampilan perdana mereka bersama tim senior.
Bermain 45 Menit, Tapi Membekas
Arkhan hanya bermain selama 45 menit sebelum digantikan oleh Victor Dethan di babak kedua. Namun, itu cukup untuk menciptakan dampak. Meski belum mencetak gol, keberadaannya di lapangan memberikan tekanan pada lini pertahanan Myanmar.
Baca Juga: Pratama Arhan dan Robi Darwis, Duo Pengancam Lewat Lemparan Panjang Timnas Indonesia
Ada rasa percaya diri yang besar pada pemain muda ini, mungkin hasil dari pengalamannya sebelumnya bersama Timnas U-20.
"Bermain dengan tim senior adalah mimpi yang jadi kenyataan," ujar Arkhan dalam sebuah wawancara singkat usai pertandingan.
"Saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim dan membawa Indonesia lebih jauh di turnamen ini."
Arkhan dan Generasi Baru Timnas
Langkah Shin Tae-yong memanggil banyak pemain muda seperti Arkhan memang menarik perhatian. Ini seperti sinyal bahwa regenerasi pemain sedang digenjot. Arkhan, yang sempat tampil di Piala Dunia U-17, adalah salah satu pemain yang paling banyak dibicarakan di media sosial belakangan ini. Performa apiknya saat melawan tim-tim besar seperti Ekuador di Piala Dunia U-17 menjadi salah satu alasan dia dipromosikan lebih cepat ke tim senior.
Jika Arkhan terus konsisten, bukan tidak mungkin dia akan menjadi ikon baru sepak bola Indonesia. "Kami ingin membangun tim yang bukan hanya kuat untuk sekarang, tetapi juga untuk masa depan," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers.
Kemenangan melawan Myanmar ini adalah awal yang baik untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Fans tentu berharap momentum ini terus berlanjut hingga babak akhir.
Artikel Terkait
Pelatih Myanmar Sebut Kekalahan dari Indonesia di Piala AFF 2024 karena Kurang Beruntung
Timnas Indonesia U-22 Bikin Geger di Piala AFF 2024, Ini Kata Pelatih Vietnam Quang Huy
Debut Dramatis Rafael Struick dan Asnawi di Babak Kedua: Shin Tae-yong Takut Cedera
Gol Bunuh Diri Bawa Timnas Indonesia Tundukkan Myanmar, Pengamat Sebut Pelajaran Berharga di Piala AFF 2024
Pratama Arhan dan Robi Darwis, Duo Pengancam Lewat Lemparan Panjang Timnas Indonesia