Gempa bumi M4,9 mengguncang Jembrana Bali pada 14 Agustus 2024, diakibatkan subduksi lempeng dan tidak berpotensi tsunami.
Tabrakan beruntun di Jalan Denpasar-Gilimanuk pada Senin pagi menewaskan seorang pemotor dan melibatkan tiga kendaraan.
Polisi mengamankan cairan misterius di rumah eks Bupati Jembrana, yang kini menjadi fokus penyelidikan atas kematian korban.