Sulawesitoday - Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kelurahan Tumenggungan, Lamongan, mendadak jadi buah bibir. Posisinya sangat unik karena berdiri tepat berhadapan dengan area pemakaman warga.
Video yang beredar luas memperlihatkan teras bangunan menghadap langsung ke deretan nisan. Jaraknya sangat dekat hingga memicu perdebatan mengenai kelayakan lokasi usaha.
Netizen riuh menanggapi pemandangan ganjil di Jawa Timur itu. Sebagian besar mempertanyakan logika pemilihan lahan yang jauh dari kesan strategis.
Baca Juga: Viral Ratusan Warga Pulau Tiga Morowali Antar Calon Haji Pakai Armada Perahu Tradisional
"Targetnya mbak kunti kalau mau beli sembako," tulis akun Ahsani dalam kolom komentar. Candaan satir ini mendominasi obrolan karena lokasi dianggap menyeramkan untuk pelayanan warga.
Warga menyayangkan jika uang negara digunakan membangun gedung tanpa riset pasar. Lingkungan makam identik dengan suasana sepi dan jauh dari aktivitas ekonomi normal.
Sampai sekarang belum ada keterangan resmi dari pengelola mengenai status lahan itu. Pihak terkait masih bungkam soal alasan teknis pembangunan kantor di depan kuburan.
Baca Juga: Nekat Bangun Gedung di Pinggir Jurang, Koperasi Merah Putih Ngawi Jadi Sorotan
Netizen lain menyebut fenomena lokasi asal asalan ini juga terjadi di daerah lain. Ada bangunan serupa berdiri di lereng bukit yang sulit diakses kendaraan.
Publik berharap ada evaluasi mendalam soal penempatan fasilitas umum seperti ini. Jangan sampai gedung megah akhirnya mangkrak karena warga enggan datang berkunjung.
Artikel Terkait
Nekat Bangun Gedung di Pinggir Jurang, Koperasi Merah Putih Ngawi Jadi Sorotan
Berebut Dana Pusat, Parigi Moutong Siapkan Ratusan Proposal Renovasi Sekolah
Nama Kasatreskrim Parigi Moutong Terseret Isu Monopoli Distribusi Solar hingga Suplai PETI
Viral Ratusan Warga Pulau Tiga Morowali Antar Calon Haji Pakai Armada Perahu Tradisional
Seleksi JPT Pratama Parigi Moutong 2026: 19 Kursi Panas Diperebutkan, Ini Daftar Peserta yang Lolos