• Rabu, 1 Juli 2026

Ironi Rel Bedadung Jember! Fasilitas Lengkap Tanpa Penjaga, KA Sangkuriang Hantam Pemotor

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Kamis, 14 Mei 2026 | 09:17 WIB
Kecelakaan maut di perlintasan Bedadung Jember terjadi saat pos jaga kosong tanpa petugas. Nyawa pemotor hilang tertabrak KA Sangkuriang.
Kecelakaan maut di perlintasan Bedadung Jember terjadi saat pos jaga kosong tanpa petugas. Nyawa pemotor hilang tertabrak KA Sangkuriang.

Sulawesitoday - Nyawa seorang pengendara motor melayang di perlintasan sebidang Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember.

Tubuhnya dihantam Kereta Api Sangkuriang relasi Bandung menuju Ketapang pada Rabu sore.

Tragedi ini memicu tanya besar soal keamanan rel. Pasalnya, pos jaga dan palang pintu otomatis sudah berdiri tegak di lokasi kejadian.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Lamongan Hadap Makam, Netizen: Target Pasarnya Pocong dan Kunti?

Fasilitas keamanan di titik JPL 168 itu rupanya hanya pajangan belaka. Belum ada petugas yang berjaga untuk mengoperasikan palang pintu di sana.

"Saat ini belum tersedia personel untuk pengoperasian palang pintu," ujar Humas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Alfaviega Septian.

Pihaknya mengaku sudah bersurat berkali-kali kepada Dinas Perhubungan Jember untuk menyiapkan petugas.

Surat terakhir dikirim pada April lalu namun belum membuahkan hasil. Akibatnya, perlintasan sibuk itu dibiarkan tanpa pengawasan manusia.

Manajer Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyebut masinis sudah membunyikan klakson berkali-kali. Namun motor tetap melaju kencang dari arah selatan tanpa mengurangi kecepatan.

Baca Juga: Viral Ratusan Warga Pulau Tiga Morowali Antar Calon Haji Pakai Armada Perahu Tradisional

Benturan keras tidak mungkin dihindari karena jarak sudah terlalu dekat. Pemotor itu tewas seketika di tempat kejadian.

Warga sekitar sebenarnya sudah tahu palang pintu itu belum berfungsi. Pengendara mestinya lebih waspada dan berhenti sejenak sebelum melintas.

"Tengok kanan kiri harusnya jadi kebiasaan sebelum menyeberang rel," tulis seorang netizen di kolom komentar media sosial. Disiplin lalu lintas tetap menjadi kunci utama keselamatan nyawa di jalanan.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini