Publik Salahkan Pengawasan
Sulawesitoday - Lonjakan kasus HIV di Kota Palu memicu kegemparan sekaligus perdebatan sengit di kalangan warga dunia maya.
"Dua minggu lalu data yang saya terima masih 2022 kasus, sekarang datanya sudah 2024 kasus," ujar Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin dalam Simposium Edukasi HIV/AIDS di Universitas Tadulako, Senin delapan Juni dua ribu dua puluh enam.
Sebagian netizen langsung menyoroti rapuhnya benteng moralitas dan fungsi kontrol internal dalam lingkungan keluarga saat ini.
Baca Juga: BNI Ganti Rugi Dana Nasabah KC Parigi yang Hilang Misterius
Mereka menilai fungsi pengawasan orang tua sudah sangat kendor sehingga nilai agama tidak lagi menjadi pedoman hidup.
Muncul pula desakan ekstrem dari masyarakat digital agar para penderita segera diisolasi secara ketat dari lingkungan sosial.
Langkah lokalisasi pasien dianggap mendesak demi memutus rantai penularan intim dengan orang lain yang masih sehat.
"Saya sedih ketika pertama kali disampaikan laporan terkait kasus AIDS, bahkan ada yang mengidapnya sejak usia SD," kata Imelda menambahkan fakta memprihatinkan.
Pernyataan resmi pemerintah mengenai korban anak kecil langsung memicu simpati sekaligus klarifikasi dari pengguna media sosial.
Warganet mengingatkan publik agar tidak langsung memberikan stigma negatif kepada seluruh penderita tanpa melihat asal-usul penularan.
Baca Juga: Diduga Jual Solar Subsidi ke Tambang Galian C, Pertamina Diminta Tutup SPBU Emea Morowali
Faktor keturunan dari orang tua kandung atau penggunaan jarum suntik tidak steril berpotensi besar menularkan virus kepada anak.
Pihak otoritas kota kini terus memperluas jangkauan deteksi dini guna memetakan seluruh kelompok rentan di masyarakat.
Sinergi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meluruskan persepsi keliru sekaligus menekan laju penyebaran penyakit menular ini.
Artikel Terkait
Nyawa Ibu Hamil Taruhannya, Pemda Parigi Moutong Soroti Camat yang Malas Koordinasi Layanan Kesehatan
Polemik Lahan di Investasi Siniu Memanas, Warga Tuding Camat Pembuat Keresahan
Disinyalir Solar Subsidi Dikuras Truk Tambang Galian C di Emea Morowali, Warga Gigit Jari Kehabisan BBM
Diduga Jual Solar Subsidi ke Tambang Galian C, Pertamina Diminta Tutup SPBU Emea Morowali
BNI Ganti Rugi Dana Nasabah KC Parigi yang Hilang Misterius