Sulawesitoday - Kenyamanan psikologis pasien rawat inap menjadi standar penting tata ruang fasilitas kesehatan. RSUD Anuntaloko Parigi membuktikannya lewat langkah relokasi ruang pemulasaraan jenazah dari dekat permukiman.
"Aspek psikologis masyarakat dan kenyamanan pasien menjalani perawatan menjadi perhatian utama kami," kata Pelaksana Tugas Direktur RSUD Anuntaloko Parigi Irwan, beberapa waktu lalu.
Penataan tata ruang rumah sakit tidak sekadar urusan jarak fisik. Pengaruh visual dan suara lalu lalang penanganan jenazah terbukti memicu kecemasan pasien.
Studi tata guna lahan medis mewajibkan pemisahan alur servikal dan alur umum. Fasilitas pemulasaraan idealnya memiliki jalur tersendiri yang terisolasi secara visual.
Manajemen RSUD Anuntaloko Parigi menyadari pentingnya privasi proses pemulasaraan. Langkah penutupan sementara fasilitas lama menjadi bukti kepedulian terhadap lingkungan.
Proses pemindahan ruang jenazah juga mempertimbangkan ketenangan warga sekitar. Pemukiman padat penduduk membutuhkan batas zona bebas dari aktivitas emosional tinggi.
Baca Juga: RSUD Anuntaloko Parigi Hentikan Layanan Ruang Jenazah Dekat Permukiman
"Langkah relokasi ini kami siapkan agar pelayanan tetap memenuhi standar tanpa mengganggu permukiman," ujar Irwan beberapa waktu lalu.
Modernisasi rumah sakit daerah kini menuntut pendekatan pelayanan berbasis kearifan lokal. Keterbukaan menerima kritik warga menjadi kunci sukses akreditasi rumah sakit.
Alih fungsi gedung lama menjadi gudang logistik dinilai sebagai keputusan tepat. Penggunaan ruang secara produktif mencegah pemborosan aset daerah Sulawesi Tengah.
Standardisasi ruang pemulasaraan baru akan menerapkan prinsip zonasi ketat. Akses ambulans jenazah dipastikan tidak memotong jalur pasien rawat jalan.
"Bangunan lama tetap dialihfungsikan secara maksimal untuk kebutuhan operasional penunjang," tutur Irwan beberapa waktu lalu.
Langkah responsif RSUD Anuntaloko Parigi mendapat apresiasi berbagai pihak. Manajemen rumah sakit membuktikan bahwa perbaikan tata ruang mampu mempercepat pemulihan pasien.
Transformasi lingkungan rumah sakit diharapkan menjadi acuan faskes daerah lain. Pelayanan publik bermutu tinggi lahir dari harmonisasi manajemen dan masyarakat.
Artikel Terkait
RSUD Anuntaloko Parigi Minta Layanan BPJS Kembali Dibuka di Rumah Sakit
RSUD Anuntaloko Parigi Minta BPJS Kesehatan Berbagi Peran Dampingi Pasien Pakai Mobile JKN
Cakupan UHC 90 Persen, RSUD Anuntaloko Gratiskan Ruang VIP B Pasien
RSUD Anuntaloko Parigi Buka Akses NICU Ruang Damar
RSUD Anuntaloko Parigi Hentikan Layanan Ruang Jenazah Dekat Permukiman