Penanganan Sampah Kota Palu Jadi Sorotan, DPRD Minta Solusi Tepat
Sulawesitoday - Penanganan sampah di Kota Palu kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Pasalnya, masih ditemukan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah kota, meskipun tim pengangkut sampah telah digaji untuk menjalankan kewajibannya.
DPRD Minta Solusi Tepat
Anggota DPRD Palu, Abdurrahim Nasar Al Amri, menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi tim pengangkut sampah untuk tidak menjalankan tugasnya hanya karena masih ada masyarakat yang belum membayar retribusi.
"Harus dicarikan solusinya dengan melibatkan pihak lain," tegas Abdurrahim.
Menurut Abdurrahim, masalah pengangkutan sampah di Kota Palu tidak bisa ditangani dengan cepat dan perlu waktu untuk menyadarkan masyarakat, termasuk terkait pembayaran retribusi.
"Semua punya peran untuk menjadikan Kota Palu bersih dari sampah," ujarnya.
Ia menambahkan, pembahasan soal penanganan sampah di Kota Palu juga pernah dibahas dalam rapat panitia khusus (Pansus) laporan keterangan pertanggungjawaban Wali Kota Palu tahun 2023 pada 4 April 2024.
"Kami harap setelah pembahasan pengangkutan sampah, pemerintah Kota Palu bisa segera mencarikan solusi yang baik," harapnya.
DLH Terus Upayakan Solusi
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Singgih Anto, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mengatasi masalah sampah di Kota Palu.
"Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," tuturnya.
Singgih menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik dalam menangani masalah sampah.
"Kami berharap dengan kerjasama semua pihak, masalah sampah di Kota Palu dapat segera teratasi," pungkasnya.
Kerjasama Semua Pihak Diharapkan
Penanganan sampah di Kota Palu memang memerlukan solusi yang tepat dan komprehensif.
Diperlukan kerjasama dari semua pihak, baik pemerintah, DPRD, masyarakat, maupun pihak swasta untuk mengatasi masalah ini.