• Kamis, 16 Juli 2026

Parigi Moutong Peringati Hari Lahir Pancasila, Ajakan untuk Bijak Manfaatkan Teknologi

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Sabtu, 1 Juni 2024 | 16:30 WIB
Foto: Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong pada hari Sabtu, 1 Juni 2024. Upacara ini dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Kesra Kabupaten Parigi Moutong, Mawardin, sebagai Pembina Upacara, Sabtu 1 Juni 2024 (Aswadin)
Foto: Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong pada hari Sabtu, 1 Juni 2024. Upacara ini dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Kesra Kabupaten Parigi Moutong, Mawardin, sebagai Pembina Upacara, Sabtu 1 Juni 2024 (Aswadin)

[wpseo_breadcrumb]

Parigi Moutong Peringati Hari Lahir Pancasila, Ajakan untuk Bijak Manfaatkan Teknologi


Staf Ahli Pemerintah Serukan Aktualisasi Nilai Pancasila


Sulawesitoday - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu 1 Juni 2024.

Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Kesra Kabupaten Parigi Moutong, Mawardin, yang bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan pesan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D, yang menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja nyata dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai Filter di Era Teknologi


Mawardin menyampaikan bahwa Pancasila harus dihayati dan dijadikan pedoman agar menjadi ideologi yang dapat dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia. Selain itu, dalam menghadapi kemajuan teknologi komunikasi yang pesat, Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.

"Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan. Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.

Stabilitas di Tengah Krisis Global


Mawardin juga menekankan bahwa dengan semangat Pancasila yang kuat, seluruh tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dapat diatasi. Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik di tengah krisis global berkat gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya.

"Kita patut bersyukur dan bangga bahwa bangsa Indonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa, dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara. Kita harus bersyukur dan berbangga telah melewati pemilihan umum yang demokratis secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat, konstitusi, serta persatuan dan kesatuan bangsa," tambahnya.

Ajakan untuk Merawat Pancasila


Pada kesempatan yang sama, Mawardin mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Dia berharap peringatan ini dapat memompa semangat semua pihak untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia.

"Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia," tutupnya.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini