berita

Luka di Balik Senyum, Kisah Istri Pertama yang Mendampingi Akad Poligami

Rabu, 29 April 2026 | 19:16 WIB
Video viral tunjukkan ketegaran istri sah dampingi suami nikah lagi. Meski mata berkaca-kaca, ia tetap tegak di samping pengantin baru.

Sulawesitoday - Suasana haru menyelimuti prosesi pernikahan sederhana yang belakangan viral di jagat maya. Fokus publik bukan pada mempelai baru, melainkan pada sosok istri pertama yang berdiri tegak mendampingi suaminya berpoligami.

Perempuan itu terus berada di dekat sang suami sepanjang seremoni berlangsung. Meski berusaha tenang, matanya yang berkaca-kaca gagal menyembunyikan pergolakan batin yang hebat.

Senyum tipis sesekali tersungging di bibirnya saat menyapa tamu undangan. Namun, sorot matanya bicara lain tentang luka yang coba diredam sedalam mungkin.

Baca Juga: Ambulans YDSF Dihadang Pemotor di Surabaya, Lawan Arus Hingga Pukul Kap Mobil

Ia tampak berdiri tepat di samping istri kedua saat prosesi akad diucapkan. Pemandangan ini menciptakan atmosfer sesak bagi siapa pun yang menyaksikan momen langka tersebut.

Pihak keluarga menyebut keputusan besar ini sudah melewati diskusi panjang yang melelahkan.

"Ini hasil kesepakatan bersama, walau tentu berat bagi semua pihak," ujar salah satu kerabat dekat.

Meski telah dibicarakan matang, ujian emosional tetap saja menghantam ulu hati. Ketegaran sang istri sah menjadi potret nyata dari sebuah pengorbanan yang sulit dinalar logika awam.

Media sosial pun riuh dengan beragam komentar yang membanjiri unggahan video tersebut.

Netizen terbelah antara rasa simpati mendalam hingga cibiran pedas terhadap keputusan sang suami.

Baca Juga: Kala Green SM Indonesia Bungkam: Taksi Tergeletak, Penumpang Menanggung Petaka

Beberapa warganet mempertanyakan alasan di balik keihklasan yang dianggap terlalu dipaksakan itu.

Namun, bagi sang istri sah, kehadirannya adalah bentuk pengabdian terakhir pada sebuah komitmen.

Kini, rekaman singkat itu menyisakan diskusi panjang soal batas kesabaran seorang perempuan. Sebuah drama nyata yang membuktikan bahwa ruang pelaminan tak selamanya berisi tawa riang.

Tags

Terkini