• Senin, 22 Juni 2026

Ambulans YDSF Dihadang Pemotor di Surabaya, Lawan Arus Hingga Pukul Kap Mobil

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Rabu, 29 April 2026 | 16:51 WIB
Aksi arogansi pemotor di Jalan Bengawan Surabaya hambat ambulans darurat. Pelaku diduga lawan arus dan sempat memukul bodi mobil medis.
Aksi arogansi pemotor di Jalan Bengawan Surabaya hambat ambulans darurat. Pelaku diduga lawan arus dan sempat memukul bodi mobil medis.

 

Sulawesitoday - Sirene ambulans itu meraung membelah Jalan Bengawan, Senin malam, 27 April. Namun, deru mesin darurat milik YDSF ini terpaksa melambat bukan karena kemacetan, melainkan ego seorang pengendara motor.

Senja baru saja berganti malam sekitar pukul 18.30 WIB. Varhan Aditya, sang pengemudi, sedang memacu kemudi menuju RS William Booth untuk menjemput pasien gawat darurat yang harus segera dirujuk.

Di tengah aspal Surabaya yang sibuk, seorang pemotor muncul dari arah berlawanan. Meski pembatas jalan terpancang tegak, lelaki itu nekat menerabas arus dan menutup jalur ambulans.

Baca Juga: Kala Green SM Indonesia Bungkam: Taksi Tergeletak, Penumpang Menanggung Petaka

Bukannya menepi, pemotor itu justru meledak dalam amarah. "Iya, bicara kasar, ngomong kotor, terus sempat mukul kap mobil pakai tangan," tutur Varhan saat mengisahkan kembali insiden tersebut.

Suasana di lokasi sempat mencekam lantaran sang pemotor bersikap agresif. Padahal, para pengendara lain sudah memberikan ruang bagi kendaraan medis itu untuk melesat.

Kehadiran sosok tersebut mencuri perhatian warga karena mengenakan kaus bertuliskan TNI AL. Ia tetap bergeming dan merasa tidak bersalah meski posisinya jelas-jelas menyalahi aturan lalin.

Adu argumen yang tidak perlu ini memakan waktu yang sangat berharga. Akibat ulah arogan itu, misi penyelamatan nyawa tersebut terhambat hampir lima belas menit.

Baca Juga: Maut di Ekor Commuter Bekasi, Cerita Kelam dari Gerbong Wanita

Varhan menyayangkan sikap temperamental yang mencederai nilai kemanusiaan di jalanan. "Yang lain sudah minggir kasih jalan, cuma dia yang emosi," keluh Varhan dengan nada kecewa.

Beruntung, ketegangan itu tidak berakhir dengan bentrok fisik yang lebih parah. Setelah kemacetan kecil terurai, ambulans akhirnya berhasil melanjutkan tugas sucinya menuju rumah sakit rujukan.

Pasien yang menunggu di RS William Booth dilaporkan sampai di RSUD Dr Soetomo dengan selamat. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap pemotor yang mengaku-ngaku atau menggunakan atribut intansi tersebut masih misterius.

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini