Sulawesitoday - Masyarakat Sulawesi Tengah kini memangkas waktu perjalanan bisnis menuju pusat perdagangan Tiongkok. Pembukaan rute langsung Palu menuju Guangzhou resmi membebaskan mobilitas warga dari rute transit Jakarta yang memakan biaya serta waktu.
"Dulu kalau mau ke Guangzhou harus ke Jakarta dulu bahkan harus menginap, sekarang kita bisa langsung dari Palu," ujar Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Maskapai China Southern Airlines memfasilitasi penerbangan perdana ini melalui Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al Jufri. Fasilitas ini menjadi gerbang utama konektivitas internasional wilayah setempat.
Upaya diplomasi rute internasional ini bergulir sejak tahun lalu. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan arus investasi dan perdagangan lintas negara.
Kapasitas penerbangan perdana langsung terisi hampir penuh oleh masyarakat. Catatan manifes menunjukkan angka keterisian mencapai 176 penumpang dari total 200 kursi.
Baca Juga: 546 Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pemerintah Pusat Suntik Dana Darurat Rp 19 Triliun
"Promosi ini jangan berhenti di sini, mari kita bersama sama mempromosikan penerbangan ini supaya tingkat keterisian penuh," sebutnya.
Sektor investasi kawasan industri diprediksi tumbuh cepat. Kehadiran akses penerbangan ini memberi kemudahan bagi investor asing dalam meninjau proyek.
Sektor pariwisata lokal juga berpeluang mendulang lonjakan wisatawan asing. Pengelola destinasi daerah harus bersiap menyambut potensi pasar Tiongkok.
Pemerintah daerah memproyeksikan penambahan frekuensi terbang pada bulan depan. Penerbangan direncanakan beroperasi sebanyak dua kali dalam sepekan mulai September.
Otoritas bandara terus menyempurnakan infrastruktur penunjang layanan internasional. Kesiapan fasilitas menjadi kunci utama kelancaran operasional maskapai penerbangan luar negeri.
Sejumlah pejabat daerah serta manajemen maskapai menghadiri seremoni penyambutan pesawat. Penyiraman air armada menandai masuknya layanan penerbangan internasional baru ini.
"Kehadiran penerbangan ini memangkas jarak logistik sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya.