berita

Modal Asing di Sulteng Tembus Rp 112 Triliun, Tertinggi Kedua di Luar Jawa

Senin, 26 Februari 2024 | 08:07 WIB
Investasi Sulteng 2023: Modal Asing Tembus 112 Triliun, Posisi 2 di Luar Jawa. Foto: Wagub Sulteng, Ma'mun Amir saat rapat bersama jajaran Pemprov Sulteng (Diskominfo Sulteng)

Investasi Sulteng 2023: Modal Asing Tembus 112 Triliun, Posisi 2 di Luar Jawa


Sulawesitoday - Provinsi Sulawesi Tengah mencatat pencapaian luar biasa dalam sektor investasi dengan realisasi modal asing tembus Rp 112 triliun pada tahun 2023.

Data resmi yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa total investasi dari pelaku usaha Non UMK/ rencana investasi di atas 5 miliar rupiah.

Itu termasuk Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), meningkat sebesar 0,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai angka fantastis Rp 111,98 triliun.

Pencapaian ini berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp 111,68 triliun, naik 0,27 persen dari target yang telah ditetapkan.

"Sulawesi Tengah berhasil menempati posisi kedua di luar Jawa sebagai provinsi dengan realisasi investasi asing terbesar selama tahun 2023, dengan total investasi asing mencapai Rp 107,212,30 triliun atau setara USD 6,8 miliar," ungkap Plh. Dinas (PMPTSP) Provinsi Sulteng, Sadly Lesnusa beberapa waktu lalu.

Meskipun terjadi penurunan investasi pada sektor pelaku usaha Non UMK-PMA sebesar 0,20 persen dibandingkan tahun 2022, Sulawesi Tengah tetap menunjukkan daya tariknya, terutama dalam penanaman modal asing.

Sektor hilirisasi nikel, khususnya di Morowali, tetap menjadi primadona dengan nilai investasi asing mencapai Rp 91,202 triliun.

"Investasi asing di Morowali menyumbang lebih dari 80 persen dari total investasi asing di provinsi ini," sebutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma’mun Amir, menyampaikan optimisme terkait masa depan investasi di Sulteng.

"Target realisasi investasi tahun 2024 sebesar Rp 111,68 triliun, yang naik lebih dari dua kali lipat dari target tahun 2022," ucapnya.

Sulawesi Tengah kata dia, menunjukkan keseriusannya untuk menjadi salah satu pemain utama dalam peta investasi nasional.

"Sulteng mendapatkan tugas yang tidak ringan. Ini bisa dicapai berkat kerjasama semua stakeholder terkait, menciptakan iklim investasi yang baik, sehingga pelaku usaha bisa merealisasikan investasinya dan mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan maju," tambah Wagub Ma’mun Amir.

Dengan adanya kawasan industri yang masih dalam tahap konstruksi, Wagub juga optimis tenaga kerja Indonesia akan terus bertambah, meningkatkan kontribusi ekonomi di provinsi ini.

Terkini