Banjir Parigi Moutong Surut, Warga Diminta Tingkatkan Mitigasi Mandiri
Sulawesitoday - Banjir yang melanda Desa Baina'a Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Minggu (19/5) pagi, telah surut. Namun, 40 Kepala Keluarga (KK) masih memilih untuk mengungsi di rumah kerabat mereka karena trauma dan khawatir akan terjadinya banjir susulan.
Banjir terjadi akibat luapan Sungai Baina'a yang dipicu oleh hujan deras. Akibatnya, 50 rumah warga terendam dan satu unit jembatan penghubung desa rusak.
"Saat ini, tim BPBD dan pemerintah desa setempat masih terus memantau situasi dan membantu warga yang terdampak," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong, Amirudin.
Amirudin mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan lereng gunung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi mandiri terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir.
"Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang cara-cara untuk melindungi diri dan harta benda mereka dari bahaya bencana," ujar Amirudin.
Ia menambahkan, BPBD juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak.
"Kami juga akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana," pungkas Amirudin.