Sulawesitoday - Sehari sebelum laga penting antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, pernyataan seorang pria paruh baya tiba-tiba mencuri perhatian. Ia mengucapkan kritik tajam pada pelatih Shin Tae-yong sambil membuat janji yang tak biasa: berjalan ngesot hingga Madura jika Timnas Indonesia berhasil menang di Gelora Bung Karno.
"Salam Pancasila. Kalau besok Timnas menang, saya akan ngesot sampai Madura!" serunya dengan nada percaya diri, seperti dikutip pada Kamis (21/11/2024).
Pernyataan itu segera viral, menjadi bahan diskusi hangat di media sosial. Netizen terbagi—sebagian menilai pria ini terlalu pesimis, sementara yang lain menganggapnya sekadar bercanda. Namun, semuanya sepakat pada satu hal: janji semacam ini tentu menambah bumbu emosional jelang laga krusial.
Baca Juga: KPK Tanpa OTT, Usulan Johanis Tanak Diterima dengan Sorak Komisi III DPR
Dilandasi Kritik pada Pelatih dan Timnas
Tak hanya soal janji, pria ini juga melontarkan kritik tajam kepada pelatih Shin Tae-yong. Ia menuding sang pelatih tidak konsisten dalam strategi, menyebut langkah-langkahnya sebagai “percobaan konyol” yang merugikan tim. "Shin Tae-yong ini selalu blunder. Bukannya solid, malah terus bereksperimen dengan taktik yang nggak bermutu," ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi pemain belakang yang tidak maksimal, dengan absennya beberapa nama penting seperti Jordi Amat dan Kevin Diks. Hal ini, menurutnya, semakin memperkecil peluang kemenangan. "Lini pertahanan itu kunci, tapi sekarang malah rapuh. Rasanya sulit sekali Timnas bisa menang," sebutnya.
Baca Juga: Kasus Tragis di Kronjo: Bocah Dituding Mencuri, Disetrum hingga Trauma
Netizen Menunggu Pembuktian
Namun, yang membuat pernyataan ini viral bukan hanya kritiknya, melainkan janji ngesotnya. “Ini kalau sampai Timnas menang, nggak ada alasan buat dia nggak ngejalanin,” tulis seorang pengguna Twitter. Sementara itu, akun lain berkomentar, “Kita buat petisi kalau dia ingkar janji!”
Momentum ini pun menciptakan tekanan positif bagi Timnas. Bahkan, sejumlah pemain terlihat memberikan semangat di media sosial, membalas komentar warganet yang terus memperbincangkan janji tersebut.
Baca Juga: Polri Tangkap 85 Influencer Usai Promosi Judol, Tren yang Kini Berujung Jeruji
Optimisme dan Hiburan di Tengah Ketegangan
Menariknya, janji-janji nyeleneh seperti ini sering muncul di tengah euforia sepak bola. Tidak jarang, ungkapan spontan ini menjadi hiburan sekaligus pengingat bahwa sepak bola lebih dari sekadar permainan—ia juga menyatukan emosi, harapan, dan sedikit humor.
Artikel Terkait
Jumat Berkah atau Kampanye Terselubung? 10 Ribu Paket Sembako di Bone Dipastikan Tak Terkait Pilkada 2024
BNN dan Bea Cukai Gempur Sindikat Malaysia-Indonesia, 19,8 Kg Sabu Diamankan
Polri Tangkap 85 Influencer Usai Promosi Judol, Tren yang Kini Berujung Jeruji
Kasus Tragis di Kronjo: Bocah Dituding Mencuri, Disetrum hingga Trauma
KPK Tanpa OTT, Usulan Johanis Tanak Diterima dengan Sorak Komisi III DPR