• Selasa, 21 Juli 2026

Demi Keluarga, Siswa SMA Ini Tak Malu Jualan Es Gabus di Tengah Gempuran Tren Kemewahan

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 29 November 2024 | 19:12 WIB
Kisah inspiratif Imam, siswa SMA di Tasikmalaya yang jualan es gabus demi keluarga. Bukti pengorbanan di tengah pameran gaya hidup. (Dwi Rahayu Putri)
Kisah inspiratif Imam, siswa SMA di Tasikmalaya yang jualan es gabus demi keluarga. Bukti pengorbanan di tengah pameran gaya hidup. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Di tengah hiruk-pikuk tren anak muda yang berlomba-lomba pamer gaya hidup mewah, Imam, seorang siswa SMA di Tasikmalaya, menunjukkan sisi lain dari generasi saat ini.

Dengan boks pendingin sederhana yang berisi puluhan es gabus, ia berjualan di SMAN 1 Cikatomas untuk membantu perekonomian keluarganya.

Baca Juga: Minta Motor Aerox, Anak Ini Ngamuk ke Orangtua hingga Videonya Jadi Sorotan

"Lagi banyak ngeluh, tapi pas lihat adik kelas berjualan untuk bantu ortu, jadi malu sendiri," tulis seorang kakak kelasnya di TikTok, mengiringi unggahan video Imam yang viral.

Ketika sebagian siswa mungkin sibuk dengan kegiatan lain, Imam memilih menghadapi tantangan ekonomi keluarga dengan tangan dingin—secara harfiah.

Baca Juga: Tukang Parkir Masjid Viral! Tarif Parkir Rp30 Ribu untuk Salat Jumat Dikecam Netizen

Es gabus yang ia jual, makanan nostalgia berbahan dasar tepung sagu dan santan, membawa aroma kenangan masa kecil sekaligus pelajaran besar tentang kerja keras.

Wajahnya yang serius saat melayani teman-temannya seolah berbicara banyak: ini bukan sekadar bisnis kecil, ini adalah cara untuk berkontribusi bagi keluarganya.

Baca Juga: Iris Wullur Disorot, Ekspresi Kontroversial Saat Meminum Air Zamzam Picu Amarah Netizen

Tak heran, video yang memperlihatkan dirinya berjongkok di depan boks es itu langsung menuai beragam respons dari netizen.

"Anak yang berbakti seperti ini patut dicontoh," tulis salah satu komentar yang mendapat banyak like.

Baca Juga: Old Money Vs OKB, Perang Gaya Fashion di TikTok Viral

Yang lain menimpali, "Semoga sukses ke depannya, Dek Imam. Kamu inspirasi kami." Ini adalah bukti bahwa di tengah gempuran konten pamer kemewahan, kisah sederhana seperti ini masih menyentuh hati banyak orang.

Namun, tak bisa dipungkiri, situasi seperti ini mungkin membuat kita bertanya: mengapa masih banyak anak muda yang harus mengambil tanggung jawab sebesar ini?

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misteri Triliunan, Menguak Jejak Kekayaan Haji Isam

Rabu, 12 Februari 2025 | 18:29 WIB