• Selasa, 21 Juli 2026

Minta Motor Aerox, Anak Ini Ngamuk ke Orangtua hingga Videonya Jadi Sorotan

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 29 November 2024 | 19:05 WIB
Kejadian viral anak ngamuk ke orangtua gegara motor Aerox bikin netizen heboh. Fenomena ini jadi pengingat pentingnya komunikasi dalam keluarga. (Dwi Rahayu Putri)
Kejadian viral anak ngamuk ke orangtua gegara motor Aerox bikin netizen heboh. Fenomena ini jadi pengingat pentingnya komunikasi dalam keluarga. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Media sosial lagi-lagi diramaikan dengan tingkah laku yang bikin geleng kepala. Kali ini, sebuah video menunjukkan seorang anak laki-laki merengek kepada orangtuanya karena permintaannya untuk diberikan sebuah motor Aerox ditolak.

Dalam video yang diunggah, terlihat anak tersebut bahkan mengejar bapaknya menggunakan sapu. Ya, ini benar-benar terjadi, dan kejadian ini langsung menuai reaksi netizen yang beragam.

Baca Juga: Fokus Kepolisian di Sulawesi Tengah, Rekap Suara Pilkada 2024 Dikawal Ketat hingga Tingkat PPK

Komentar dari netizen pun berhamburan, mulai dari yang merasa prihatin hingga yang terang-terangan menghujat. Salah satu komentar berbunyi, "Yampun nak, sampe segitunya."

Komentar lain menyebutnya sebagai "anak durhaka" dan mempertanyakan apakah anak tersebut tidak memikirkan kondisi keluarganya. Meskipun ada juga beberapa yang menyarankan agar kita tidak buru-buru menghakimi, mayoritas tanggapan terasa negatif.

Baca Juga: Iris Wullur Disorot, Ekspresi Kontroversial Saat Meminum Air Zamzam Picu Amarah Netizen

Namun, mengapa hal ini bisa terjadi? Fenomena anak yang merasa berhak atas keinginan mereka bukan lagi hal baru. Psikolog keluarga kerap menyebut hal ini sebagai tanda dari pola asuh yang mungkin terlalu permisif, di mana anak terlalu sering mendapatkan apa yang diinginkan tanpa batasan jelas.

Mungkin saja, tanpa sadar, orangtua si anak ini terlalu sering mengiyakan permintaan sebelumnya, hingga kini anak merasa semua harus dipenuhi.

Baca Juga: Hati-Hati, Salah Pilih Antara Pemblokiran dan Pelaporan Kendaraan Bisa Merugikan Anda

Namun, ini bukan soal siapa yang salah. Kita harus jujur, tekanan sosial juga memengaruhi anak-anak zaman sekarang. Motor Aerox, misalnya, bukan hanya kendaraan tapi simbol status di mata sebagian remaja.

Tanpa barang tersebut, mereka sering kali merasa minder atau kurang "keren" dibanding teman-temannya. Hal ini mungkin yang memicu kemarahan si anak dalam video tersebut.

Baca Juga: Kisah Menegangkan, Ular 8 Meter Ditangkap Warga Mamuju Setelah Mangsa Sapi

Bagi kita semua, kasus ini bisa menjadi pengingat bahwa komunikasi dalam keluarga adalah kunci. Anak-anak perlu diajarkan tentang nilai kerja keras dan tanggung jawab, sedangkan orangtua harus konsisten memberikan batasan yang jelas. Tentu saja, ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Akhirnya, kasus seperti ini tidak seharusnya hanya menjadi bahan guyonan netizen. Lebih penting lagi untuk menjadikannya pembelajaran tentang bagaimana membangun hubungan keluarga yang sehat. Bagaimana menurut Anda?

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misteri Triliunan, Menguak Jejak Kekayaan Haji Isam

Rabu, 12 Februari 2025 | 18:29 WIB