kriminal

Kabel Induk RS Undata Dicuri, Teknisi Parkir Akui Peran serta, Ipar Buronan Masih Dicar

Selasa, 11 Maret 2025 | 13:51 WIB
Pencurian kabel induk di RS Undata ungkap modus R2 RX King; teknisi akui peran, kerugian capai Rp 124 juta.

Sulawesitoday - Rabu, 05 Maret 2025, tepat pukul 13.00 WITA, suasana di lingkungan RS Undata mendadak tegang usai munculnya laporan mengenai pencurian kabel induk di Gardu Gedung A. Laporan itu disampaikan oleh Direktur RS Undata, Dr. Heri, yang segera diterima oleh Koordinator Keamanan RS Undata, Mr. R. Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan, pihak rumah sakit menegaskan bahwa kabel induk tersebut merupakan salah satu komponen vital dalam sistem kelistrikan, sehingga pencurian ini menimbulkan kerugian operasional yang cukup signifikan.

Tak lama setelah laporan diterima, Koordinator Keamanan RS Undata langsung melakukan penyelidikan intensif. Menggali informasi dari arsip penyelidikan bulan Januari 2025, ditemukan adanya indikasi keterlibatan kendaraan dengan tipe R2 RX King yang sempat mencuri perhatian. Kecurigaan ini semakin menguat saat, pukul 17.00 WITA, petugas keamanan yang sedang bertugas bersama satpam melakukan pengecekan di area basement Gedung A.

Dari hasil inspeksi, petugas menemukan seorang teknisi sekaligus petugas parkir bernama LK Fajar yang sedang menggunakan motor dengan tipe R2 RX King, memiliki ciri serupa dengan kendaraan yang sempat diduga. Mengingat data historis yang telah ada, pihak keamanan langsung melakukan interogasi terhadap LK Fajar guna mengungkap keterlibatan dalam insiden pencurian tersebut.

Dalam proses interogasi, LK Fajar akhirnya mengakui keterlibatannya. Ia menyatakan bahwa dirinya telah melakukan pencurian kabel tembaga milik RS Undata sebanyak lima kali, dan menyebutkan bahwa tindakan tersebut dilakukan bersama dengan iparnya, LK Fikar, yang hingga saat ini masih menjadi buronan aparat. Pengakuan tersebut membuka jalan bagi pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan hukum.

Baca Juga: KPU Parigi Moutong Tegaskan Empat Paslon Ikut PSU Pilkada 2025

Pada pukul 19.00 WITA, berdasarkan hasil penyelidikan dan sebagai langkah preventif, LK Fajar beserta motor R2 RX King yang digunakannya dibawa ke Polsek Mantikulore untuk dijadikan barang bukti. Dalam keterangan perwakilan RS Undata, Bapak Sapto menegaskan bahwa kerugian yang ditaksir dari insiden pencurian ini mencapai total Rp 124 juta.

Kejadian ini tidak hanya mengusik ketenangan operasional rumah sakit, tetapi juga memicu upaya intensif dari pihak keamanan untuk menindaklanjuti kasus serupa di masa mendatang. Pihak RS Undata berharap agar proses hukum dapat berjalan cepat dan memberikan efek jera, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keamanan institusi kesehatan tetap terjaga.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Tags

Terkini