kriminal

Menag RI Minta Maaf, Sebut Guru Panggilan Jiwa dan Pondasi Peradaban Bangsa

Rabu, 3 September 2025 | 22:57 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar sampaikan permintaan maaf kepada guru. Tegaskan profesi guru mulia, komitmen pemerintah tingkatkan kesejahteraan.

Sulawesitoday - Menteri Agama Nasaruddin Umar akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka. Tindakannya itu hadir setelah potongan pernyataannya perihal profesi guru menyulut polemik. Ungkapan tersebut sempat melukai hati sebagian pendidik di seluruh Indonesia.

Nasaruddin menegaskan, tidak ada niat merendahkan. Justru, ia ingin mengangkat harkat dan martabat para guru. Menurutnya, profesi mulia ini adalah panggilan jiwa. Bukan semata-mata pekerjaan yang berorientasi pada uang.

Dari tangan-tangan merekalah, masa depan bangsa lahir. Sebuah metafora yang menguatkan esensi pengabdian.

Dalam pertemuan pers yang digelar di Jakarta, sang menteri mengutarakan penyesalan mendalam. "Saya memohon maaf sebesar-besarnya. Guru itu profesi mulia. Mereka adalah fondasi peradaban," ujarnya dengan nada penuh empati.

Pernyataan itu sekaligus menggarisbawahi posisinya sebagai pribadi yang juga pernah mengabdikan diri di dunia pendidikan. Ia mengaku memahami betul setiap dinamika yang dihadapi para pengajar.

Pernyataan ini bukan sekadar permintaan maaf. Lebih jauh, kebijakan Kementerian Agama untuk guru menjadi bukti konkret. Pemerintah, kata Nasaruddin, berupaya serius meningkatkan kesejahteraan para pendidik.

Sejumlah langkah strategis telah dan sedang diimplementasikan. Sebuah jawaban atas tuntutan zaman yang menginginkan pengakuan nyata.

Tunjangan profesi bagi 227.147 guru non-PNS kini telah disesuaikan. Angka itu menandakan perhatian serius pemerintah pada setiap insan pendidik. Langkah lain yang tak kalah strategis adalah Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Program ini akan ditingkatkan drastis. Jumlah pesertanya naik hingga 700% pada tahun 2025. Terobosan ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kompetensi dan kualifikasi guru secara masif.

Lebih dari itu, pengangkatan guru honorer menjadi PPPK terus dilakukan. Dalam tiga tahun terakhir, setidaknya 52.000 guru telah diangkat. Ini adalah upaya nyata memuliakan para pengabdi. Nasaruddin menutup keterangannya dengan ajakan.

Mari kita bersama-sama menjaga martabat profesi ini. Ia menilai, masa depan bangsa ada di tangan para guru. Sebuah penutup yang kuat dan memotivasi.

Baca Juga: Sanksi Pemecatan Kompol Cosmas Tak Cukup, Publik Minta Proses Pidana Berjalan

Tags

Terkini