Tragedi ini menjadi cerminan buruknya kedisiplinan di jalan raya. Mabuk saat menyetir saja sudah melanggar hukum, apalagi ditambah dengan aktivitas seksual yang jelas-jelas berbahaya. Anda bisa membayangkan, satu kelalaian kecil saja telah merenggut satu nyawa.
Baca Juga: Operasi Plastik Ekstrem Berujung Tragis, Wanita Tewas Akibat Oplas Maraton Selama 24 Jam
Kecelakaan seperti ini bukan hanya soal hukum; ini soal nilai-nilai kemanusiaan. Bayangkan keluarga korban, yang mendadak kehilangan sosok tercinta akibat tindakan yang sepenuhnya bisa dihindari.
Sebagai masyarakat, kita harus lebih peduli. Patuhi aturan, jangan mabuk saat berkendara, dan berhentilah jika ada kecelakaan. Ingat, nyawa adalah sesuatu yang tak ternilai.