Sulawesitoday - Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang wanita lanjut usia berhasil ditangkap. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dan menjadi perhatian publik. Korban, Saimah (61), meninggal dunia akibat luka parah di kepala setelah tersenggol sebuah mobil pikap saat berjalan kaki.
Pelaku, yang diketahui berinisial R (46), ditangkap di rumahnya di Desa Minakarya, Kecamatan Moilong, pada Kamis (23/1) malam. Penangkapan ini merupakan hasil dari kerja cepat aparat yang memanfaatkan teknologi CCTV di lokasi kejadian dan keterangan saksi-saksi. Kapolsek Toili, AKP Raden Hermawan, mengungkapkan, "Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelidiki kasus ini. Bukti dari CCTV dan informasi saksi sangat membantu mengungkap identitas pelaku."
Insiden itu sendiri terjadi pada Kamis pagi, sekitar pukul 05.30 WITA. Saat itu, Saimah sedang berjalan kaki dari Desa Mulyoharjo menuju Desa Slametharjo. Dari arah belakang, sebuah mobil Toyota Kijang open cup berwarna hitam menyenggol korban.
Baca Juga: Mahasiswa Palopo Suarakan Pemekaran Luwu Tengah, Momentum Perjuangan di Hari Jadi Luwu
"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal dalam perjalanan karena luka serius di kepala," tambah Raden.
Ketika diinterogasi, pelaku mengaku kabur karena panik dan takut menjadi sasaran amukan massa. “Dia mengakui kesalahannya. Ketakutan itulah yang membuatnya memilih melarikan diri daripada membantu korban,” jelas Kapolsek. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Toili, dan mobil pikap dengan nomor polisi DP 1641 JA yang digunakan saat kejadian juga telah disita sebagai barang bukti.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya tanggung jawab di jalan raya. Kejadian tabrak lari bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga soal kemanusiaan. Ketika seseorang menjadi korban, tindakan pertama yang seharusnya dilakukan adalah memberikan pertolongan, bukan melarikan diri. Kepanikan mungkin menjadi alasan, tetapi tidak bisa dijadikan pembenaran.
Peran teknologi seperti CCTV dalam kasus ini juga patut diapresiasi. Tanpa rekaman kamera dan koordinasi dengan saksi, mungkin identitas pelaku tidak akan terungkap secepat ini. Hal ini menunjukkan pentingnya infrastruktur pendukung keselamatan dan keamanan di jalan raya.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berada di jalan. Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengemudi, tetapi juga semua pengguna jalan. Apakah kita cukup peduli dengan keselamatan orang lain?
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.