• Selasa, 21 Juli 2026

Refleksi Sejarah di Hari Bhakti Imigrasi, Kemenkum Sulteng Kenang Jasa Para Pejuang

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Kamis, 23 Januari 2025 | 18:12 WIB
Refleksi Hari Bhakti Imigrasi ke-75 di TMP Tatura, Palu, menjadi momen penuh makna menghormati pahlawan, menginspirasi dedikasi menuju Indonesia Emas
Refleksi Hari Bhakti Imigrasi ke-75 di TMP Tatura, Palu, menjadi momen penuh makna menghormati pahlawan, menginspirasi dedikasi menuju Indonesia Emas

Sulawesitoday - Sulawesi Tengah menjadi saksi prosesi mengharukan saat Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-75. Bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tatura, Palu, Kamis pagi (23/01/2025), acara ini dimulai dengan upacara penghormatan yang penuh haru, diikuti prosesi tabur bunga.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulteng, Arief Hazairin Satoto, kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat di lingkungan Kemenkum, Ditjen Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Baca Juga: Jalan Trans Sulawesi Putus Total: Longsor Desa Watuawu Picu Antrean Panjang dan Akses Lumpuh

"Prosesi ini lebih dari sekadar tradisi. Ini adalah cara kami menghormati dan merefleksikan perjuangan yang memungkinkan keberadaan kami hari ini," ujar Sopian, Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan Kanwil Kemenkum Sulteng.

Menghormati Jasa Para Pahlawan

Peringatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga simbol penghormatan mendalam atas jasa para pahlawan. Dalam keterangannya, Rakhmat Renaldy, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, menyampaikan pentingnya mengingat sejarah.

"Tabur bunga ini adalah simbol penghormatan kami. Semangat perjuangan mereka menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan penegakan hukum," jelasnya. Kata-kata itu terasa menyentuh, mengingat perjuangan pahlawan adalah fondasi utama dari berbagai kemajuan yang kini dirasakan.

Acara juga diisi dengan pembacaan doa bersama untuk mendoakan arwah para pejuang. Momentum ini menjadi pengingat kolektif akan pentingnya peran Imigrasi dalam mendukung kemajuan bangsa. Dengan usia yang kini mencapai 75 tahun, institusi ini mengusung tema “Transformasi Keimigrasian Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menyiratkan harapan besar sekaligus tantangan dalam mendukung pembangunan nasional.

Motivasi Menuju Indonesia Emas

Rangkaian peringatan ini tidak hanya menyoroti peran strategis Ditjen Imigrasi, tetapi juga semangat kolektif insan Kemenkum. Transformasi yang terus dilakukan sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

"Bagi kami, Hari Bhakti Imigrasi bukan hanya perayaan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang, belajar dari sejarah, dan mempersiapkan masa depan," tambah Rakhmat Renaldy.

Prosesi yang tampak sederhana di mata publik ini sebenarnya menyimpan makna mendalam. Dengan tabur bunga dan doa yang dipanjatkan, diharapkan semangat juang pahlawan tetap hidup dalam setiap langkah pelayanan hukum dan keimigrasian. Langkah ini seolah menjadi pesan bahwa kemajuan tidak datang tanpa upaya dan penghormatan pada akar sejarahnya.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini