Sulawesitoday - Medan menjadi saksi semaraknya roadshow Journalism 360 pada 22-23 Januari 2025. Universitas Sumatera Utara (USU) dipilih sebagai lokasi berikutnya dalam rangkaian program edukatif ini. Dengan dukungan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), MIND ID, dan Bank BJB, Promedia Teknologi Indonesia (PTI) berhasil menyelenggarakan pelatihan kreatif bertajuk BRI CoreLab.
Lebih dari sekadar pelatihan, acara ini membawa pesan penting: bagaimana generasi muda dapat memanfaatkan peluang di dunia digital untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. "Kami ingin mahasiswa memahami bahwa dunia digital bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga ladang bisnis," ujar Agus Sulistriyono, CEO Promedia.
Antusiasme yang Menggugah Semangat
Pelatihan ini menarik perhatian besar dari mahasiswa USU. Tak hanya memenuhi ruangan, peserta juga aktif terlibat dalam diskusi. Ketua pelaksana, Rayner Sebayang, bahkan mengundang mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para pemateri. "Diskusi dengan ahli adalah kesempatan langka. Jangan hanya hadir, manfaatkan momen ini untuk belajar sebanyak-banyaknya," ungkap Rayner.
Hal serupa disampaikan oleh Gubernur BEM FISIP USU, Mahogra Yuda. Ia menyebutkan pentingnya generasi muda memahami dunia content creation. "Generasi Z sudah akrab dengan teknologi. Tapi bagaimana kita mengubah kebiasaan ini menjadi sesuatu yang produktif? Di sinilah pelatihan ini berperan," katanya.
Baca Juga: Layanan Keimigrasian di Morowali Segera Meningkat, Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Imigrasi
Menjawab Tantangan Dunia Kerja
Era digital menawarkan peluang sekaligus tantangan. Tahun 2024 mencatat peningkatan angka PHK, sehingga keahlian baru seperti content creation menjadi semakin relevan. Agus Sulistriyono menjelaskan, "Content creation bukan hanya tren, tetapi peluang bisnis yang nyata. Ada mitra kami yang kini memiliki pendapatan hampir satu miliar rupiah per bulan."
Mahasiswa juga diingatkan untuk berpikir di luar kebiasaan mencari pekerjaan konvensional. "Jadilah kreator, bukan hanya konsumen. Dunia bisnis digital adalah jawaban bagi mereka yang ingin mandiri secara ekonomi," tambah Agus.
Menciptakan Masa Depan Cerah dengan Kolaborasi
Yudhi R. Harahap, dosen Antropologi USU, menekankan pentingnya keterampilan non-akademis. "Pelatihan ini membuka wawasan mahasiswa tentang peluang di dunia nyata. Kolaborasi semacam ini sangat berharga," katanya. Dalam acara ini, mahasiswa juga diperkenalkan pada platform media online yang dapat mereka gunakan untuk berlatih.
Agus menegaskan bahwa Promedia berkomitmen mendukung generasi muda. "Kami membuka ruang kolaborasi untuk membantu mahasiswa memahami cara berbisnis secara profesional. Semua dimulai dari kreativitas," tuturnya.
Pelatihan BRI CoreLab di Medan bukan sekadar acara, melainkan sebuah gerakan. Mahasiswa USU kini memiliki peluang untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan memanfaatkan wawasan yang didapat, mereka dapat meraih kesuksesan, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat digital yang dinamis.
Artikel Terkait
Surat Edaran Baru, Sekolah dan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan 2025
Ribuan Siswa SMP di Makassar Terancam Tak Dapat Ijazah, Masalah Kuota Sekolah Negeri
Dua Hari Hilang, Kaur Desa di Sulteng Mengungkap Kisah Mistis di Gunung!
Ranperbup Baru Morowali, Strategi Modernisasi Sistem Keamanan dan Efisiensi Pemerintahan
Layanan Keimigrasian di Morowali Segera Meningkat, Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Imigrasi