• Kamis, 4 Juni 2026

Gubernur Sulteng dan P2MI Buka Jalan Kerja ke Luar Negeri untuk Lulusan SMA SMK

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 6 April 2025 | 01:59 WIB
Gubernur Sulteng gandeng P2MI siapkan BLK akreditasi, beasiswa, dan pelatihan bahasa untuk dorong lulusan SMA/SMK kerja ke luar negeri.
Gubernur Sulteng gandeng P2MI siapkan BLK akreditasi, beasiswa, dan pelatihan bahasa untuk dorong lulusan SMA/SMK kerja ke luar negeri.

Sulawesitoday - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menginisiasi kerja sama strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan sejumlah kementerian teknis untuk membuka akses kerja ke luar negeri bagi lulusan SMA dan SMK di daerahnya.

Langkah ini dinilai krusial mengingat besarnya antusiasme remaja Sulteng untuk mencari pengalaman dan peluang ekonomi di luar negeri.

“Anak-anak kita punya semangat menjadi pahlawan keluarga,” ujar Anwar Hafid usai bertemu Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, di Palu, Sabtu (5/4/2025).

Ia menekankan pentingnya menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) terakreditasi di setiap kabupaten/kota sebagai lembaga vokasional yang mempersiapkan kompetensi kerja dengan sertifikat resmi.

Tak hanya vokasi, Pemprov Sulteng juga menyiapkan beasiswa penuh bagi lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Kami tanggung biaya pendidikan mereka, agar tak ada lagi yang terhambat hanya karena ekonomi,” kata Anwar.

Di balik motivasi mulia tersebut, Anwar mengakui tantangan berat menanti para fresh graduate: keterampilan yang belum terasah, risiko eksploitasi di negeri orang, hingga kesenjangan pengalaman kerja.

“Ini bukan sekadar kirim tenaga, tapi memastikan mereka siap dan terlindungi,” tegasnya.

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menyambut positif inisiatif itu. Ia berkomitmen memfasilitasi pelatihan bahasa Inggris dan program sertifikasi, serta mendorong instansi terkait agar BLK di Sulteng segera terakreditasi.

“Komunikasi menjadi kunci agar mereka mudah diterima di negara penempatan,” ujarnya.

Abdul Kadir menambahkan, Kementeriannya juga memiliki rangkaian program perlindungan dan pemberdayaan, seperti layanan help desk bagi calon PMI dan program PMI Purna Berdaya bagi mereka yang telah pulang.

“Ini panggilan kita sebagai putra daerah untuk memastikan keberlanjutan kontribusi bagi kampung halaman,” katanya.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Luncurkan Program Insentif Pajak, Ringankan Beban Finansial Masyarakat

Dengan kolaborasi yang semakin erat, harapan besar tertumpu pada terciptanya SDM muda Sulteng yang berkualitas, berdaya saing, dan aman bekerja di luar negeri.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini