• Kamis, 4 Juni 2026

Perjuangan Tipo Berbuah Manis, Gubernur Anwar Hafid Tutup Permanen Dua Tambang Perusak Lingkungan

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Selasa, 10 Juni 2025 | 19:31 WIB
Anwar Hafid tutup permanen dua tambang di Sulteng jadi obat luka masyarakat Tipo, setelah delapan bulan berjuang. Ini komitmennya!
Anwar Hafid tutup permanen dua tambang di Sulteng jadi obat luka masyarakat Tipo, setelah delapan bulan berjuang. Ini komitmennya!

Sulawesitoday - Jenis-jenis derita kerap bertamu di tanah kaya. Jika di Raja Ampat, Papua Barat Daya, Presiden Prabowo Subianto sigap mencabut empat izin pertambangan nikel demi kelestarian kawasan konservasi. Maka di bumi Kaili, tepatnya di Kelurahan Tipo, Palu, Gubernur Anwar Hafid tutup permanen dua tambang di Sulteng yang selama ini menjadi momok bagi warga. Sebuah putusan yang dihela napas panjang dan sorak syukur ribuan pasang mata.

Keputusan itu, bak air hujan di musim kemarau, disampaikan langsung di lokasi aksi damai warga, Selasa (10/6/2025).

Ini bukan sekadar omongan, melainkan jawaban tegas atas delapan bulan perjuangan masyarakat menjaga ruang hidup mereka dari ancaman kerusakan lingkungan.

Di Tipo yang biasanya berdebu, hadir sang nahkoda Sulteng. Ia tak sendiri. Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Arus Abdul Karim, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae, Sekretaris Kota Palu, Irmayanti, serta sejumlah pejabat lain turut mendampingi.

Suasana sontak berubah haru, ketika Anwar Hafid menyampaikan keputusannya yang dinanti.

"Saya kemari bukan mencari popularitas, tapi demi tugas dan tanggung jawab yang diberikan daerah dan negara," tegas Gubernur Anwar, suaranya bergetar namun penuh keyakinan.

Ia menambahkan, "Keputusan ini, mohon maaf, bukan karena takut demo, bukan. Tapi demi kebaikan daerah ini."

Lebih lanjut, pria yang dikenal dekat dengan rakyat ini menjanjikan moratorium semua perizinan tambang di atas permukiman rakyat selama masa jabatannya.

"InsyaAllah selama saya jadi gubernur, tak akan ada lagi izin yang keluar di atas permukiman. Ini komitmen kita menjaga daerah ini, karena daerah ini satu-satunya harapan kita, tempat kita berlindung. Kita pernah alami musibah besar. Kalau ini tak dijaga, saya khawatir kelak kita semua tertimbun," urainya, menusuk kalbu.

Surat penghentian sementara yang sempat beredar terkait dua perusahaan tambang, PT Bumi Alpamandiri dan PT Tambang Watu Kalora, kini resmi ditingkatkan statusnya.

"Saya melanjutkan surat gubernur yang lalu, kalau bagi Cudy mengempaikan penghentian sementara, maka hari ini saya nyatakan penghentian permanen," ujarnya, disambut pekikan takbir membahana dari lautan warga.

Keputusan sakral ini tak lahir begitu saja. Ia adalah buah dari proses panjang, komunikasi lintas pihak, dan tentu saja, desakan tulus dari akar rumput. Anwar Hafid berkisah, sebelum tiba di Tipo, ia terlebih dahulu meminta izin kepada Walikota Palu melalui Sekretaris Kota, serta menghubungi Bupati Sigi.

"Pak Bupati singkat, dia bilang, 'Kalau itu membahayakan masyarakat Kota Palu, tutup!'," tirunya, meniru respons Bupati Rizal Intjenae yang turut mengangguk di sampingnya.

Faizal, Koordinator Lapangan aksi sekaligus Ketua Aliansi Pemuda dan Lingkungan Tipo, tak kuasa menahan haru.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini