Sulawesitoday - Pada hari keenam ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Hukum dan HAM, Ronaldo asal Balinggi, Sulawesi Tengah, mengukir prestasi luar biasa. Pemuda yang memiliki nama lengkap I Gede Aldo Ronaldo ini mencatat skor tertinggi, yaitu 429, unggul jauh dari ribuan peserta lainnya.
Nilai ini menempatkannya sebagai calon abdi negara dengan performa terbaik, membawa nama Sulawesi Tengah ke dalam sorotan nasional.
Prestasi ini bukan sekadar angka; ini adalah bukti nyata bahwa generasi muda dari daerah mampu bersaing secara nasional. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Ronaldo.
“Prestasi yang diraih oleh Ronaldo ini sangat membanggakan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, untuk terus belajar dengan baik. Semoga keberhasilan ini dapat menghantarkannya ke tahap seleksi selanjutnya,” ujarnya pada Jumat (25/10/2024).
Menurut Hermansyah, pencapaian Ronaldo ini menunjukkan potensi besar pemuda daerah yang tidak kalah dengan peserta dari kota-kota besar.
Tes SKD CPNS ini memang tidak mudah. Setiap peserta harus memenuhi nilai ambang batas dari tiga kategori soal yang diujikan, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan dengan nilai minimum 65, Tes Intelegensia Umum dengan minimum 80, dan Tes Karakteristik Pribadi dengan minimum 166.
Skor Ronaldo menunjukkan bahwa ia tak hanya melewati ambang batas ini tetapi melampauinya dengan angka yang luar biasa. Dalam seleksi ini, peserta yang berhasil mencapai nilai tertinggi akan memiliki peluang lebih besar untuk maju ke tahap berikutnya berdasarkan peringkat keseluruhan.
Ronaldo sendiri mengaku terkejut dengan pencapaiannya. Ia tak menyangka bisa meraih nilai tertinggi pada hari keenam seleksi.
“Saya tidak menyangka bisa meraih nilai tertinggi di hari keenam. Ini semua berkat dukungan keluarga, teman-teman, dan tentunya hasil dari usaha belajar yang saya lakukan,” ungkapnya.
Sebagai calon ASN, Ronaldo telah menunjukkan etos belajar dan semangat juang yang tinggi, menginspirasi banyak orang di sekitarnya untuk tidak ragu mengejar mimpi besar mereka.
Artikel Terkait
Korban Erupsi Gunung Ruang Dapat Pasokan Air! SPAM Desa Modisi Dikembangkan, Cek Detailnya!
Begini Momen Kejar-kejaran Polisi dan Pelaku Curanmor Hingga Tembakan Peringatan Tak Dihiraukan di Raya Darmo
Ini Kronologi dan Penyebab Truk dan Bus Pariwisata Tabrakan di Jalan Puncak, Dua Korban Luka Dibawa ke RS
Cerita Tragis Gadis 9 Tahun di Surabaya Meninggal Karena HIV Warisan Sang Ibu, Sempat Berjuang di RS Sebelum Mengembuskan Napas Terakhir
Kisah Miris Mahasiswi Jadi Eksekutor Pencurian Motor di Makassar Demi Biaya Kuliah, Nekat Terlibat dalam Sindikat