Sulawesitoday - Pada Selasa, 4 Maret 2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) program BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2024 sekaligus merumuskan rencana kerja untuk Tahun 2025.
Kegiatan strategis ini merupakan implementasi langsung Permendagri Nomor 15 Tahun 2024, yang mendorong percepatan capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) minimal tumbuh sebesar 20% di tahun mendatang.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Pejabat Bupati sementara Parimo, Richard Arnaldo, dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi seperti Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Parimo.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Daerah Parimo mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas sinergi kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, yang selama ini telah memberikan perlindungan dan manfaat nyata kepada masyarakat pekerja di wilayah tersebut.
“Program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif sosial, seperti beasiswa bagi dua anak almarhum Bakri yang hilang saat melaut. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen kami meski di tengah tantangan efisiensi yang diamanatkan Inpres,” ujar Richard Arnaldo.
Ia mengakui bahwa di tengah upaya pengetatan pengeluaran daerah, pelaksanaan program sosial ini tetap menjadi prioritas utama demi keberlangsungan perlindungan bagi tenaga kerja.
Dalam paparan yang disampaikan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Parigi, Arfandi, menambahkan bahwa selama Tahun 2024 BPJS telah memberikan perlindungan kepada 43.935 peserta, baik dari sektor formal maupun informal.
“Kami juga telah menyalurkan dana sebesar Rp10,47 miliar kepada 1.465 penerima manfaat, sebagai wujud komitmen kami untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pekerja,” jelas Arfandi dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Arfandi menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Daerah Parigi Moutong yang senantiasa membuka ruang kolaborasi.
Ia berharap, sinergi ini dapat terus ditingkatkan guna mencapai target pertumbuhan UCJ yang ambisius serta menjamin keberlangsungan lima program jaminan sosial: Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.
Dengan demikian, monev program BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi peningkatan kualitas perlindungan sosial dan kesejahteraan masyarakat pekerja di Parigi Moutong.
Langkah-langkah strategis ke depan pun akan diselaraskan dengan kebijakan efisiensi, sehingga setiap program yang digalakkan dapat memberikan dampak maksimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengurus daerah menegaskan evaluasi menyeluruh dan perencanaan matang sebagai kunci pencapaian target ambisius. Setiap pihak diwajibkan menyampaikan laporan berkala agar program berjalan sesuai rencana.