Sulawesitoday - Malam pertama Ramadan 1446 H di Kota Sukabumi didera oleh insiden tawuran antar anak di bawah umur. Kejadian yang terekam oleh pengemudi ojek online ini dengan cepat viral di media sosial, menggambarkan situasi kacau di tengah keheningan dini hari.
Insiden terjadi di Jalan Otista, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, sekitar pukul 01:30 WIB. Video berdurasi 1 menit 05 detik itu memperlihatkan sekelompok anak muda berlarian dalam kepanikan.
Dalam rekaman tersebut, pembuat video sempat menanyakan asal usul kedua kelompok kepada warga setempat, yang kemudian mengonfirmasi bahwa pihak yang terlibat berasal dari dua kampung, yakni Kampung Tipar dan Kampung Cijangkar.
AKP Astuti Setyaningsih, Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, mengonfirmasi bahwa pengecekan terhadap TKP sudah dilakukan.
“Pada dini hari, sekitar pukul 01:30 WIB, petugas kami tiba di lokasi untuk memeriksa keributan antara anak-anak dari Kampung Tipar dan Kampung Cijangkar,” ujar Astuti. Ia menjelaskan, anak-anak yang terlibat berusia antara 12 hingga 17 tahun.
Menurut kronologi yang beredar, konflik bermula ketika sekelompok sekitar 20 anak dari Kampung Cijangkar datang dengan membawa sarung dan beberapa benda tumpul.
Mereka dikabarkan berniat melakukan tawuran dengan anak-anak yang berada di Kampung Tipar. Situasi semakin memanas ketika kedua belah pihak saling membalas serangan, menciptakan keributan di jalan tersebut.
Seorang saksi, yang juga merupakan pengemudi ojek online, menyampaikan bahwa terdapat korban di lokasi. Korban berinisial R (25), seorang pengamen jalanan, mengalami luka lecet pada bagian kaki akibat terjatuh saat mencoba menghindari keributan.
“Petugas segera mendatangi korban untuk meminta keterangan. Untungnya, luka yang dideritanya tergolong ringan,” ungkap saksi tersebut.
Baca Juga: Keutamaan Doa Kamilin, Menutup Malam Tarawih dengan Penuh Berkah
Pihak kepolisian mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anak mereka dan membatasi aktivitas di malam hari di luar kegiatan sekolah.
“Di tengah suasana Ramadan, kami akan meningkatkan patroli di wilayah yang rawan keributan. Masyarakat yang melihat atau mengalami tindak pidana dapat menghubungi kami di nomor 0811654110,” tegas Astuti.
Insiden tawuran ini kembali mengingatkan pentingnya peran serta pengawasan dari orang tua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, terutama di bulan suci yang seharusnya dipenuhi oleh kedamaian dan kebersamaan.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Artikel Terkait
Sinergi Aparat dan Warga, Tawuran Geng Motor di Palu Tergagalkan
Awan Menghalangi Hilal, Kemenag Sorong Pantau Gerak Bulan Menjelang Ramadan
Jadwal Berbuka dan Imsakiyah Kota Palu Ramadhan 1446 Hijriah Sabtu 1 Maret 2025
Kolak Pisang Ramadhan 2025: Resep Takjil Manis Penuh Kehangatan Tradisi
Keutamaan Doa Kamilin, Menutup Malam Tarawih dengan Penuh Berkah