• Senin, 20 Juli 2026

Sinergi Aparat dan Warga, Tawuran Geng Motor di Palu Tergagalkan

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Jumat, 28 Februari 2025 | 18:15 WIB
Masyarakat dan polisi bersinergi amankan remaja dalam rencana tawuran antar geng motor di Palu, cegah potensi kerusuhan.
Masyarakat dan polisi bersinergi amankan remaja dalam rencana tawuran antar geng motor di Palu, cegah potensi kerusuhan.

Sulawesitoday - Di tengah keheningan dini hari, rencana tawuran antar geng motor yang telah dipersiapkan dengan matang nyaris mengancam ketentraman kota Palu.

Berkat kewaspadaan masyarakat dan respons sigap aparat, ancaman tersebut berhasil digagalkan sebelum menimbulkan kericuhan yang lebih besar.

Sekitar pukul 03.00 WITA, sekelompok remaja yang tergabung dalam geng PRK (Palu Riders Kumpul) berkumpul di kawasan Jl. Bakuku, dekat area kuburan Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga.

Informasi yang beredar mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan awal dari rencana tawuran yang melibatkan hingga 15 orang, dengan target serangan antar geng, termasuk kelompok yang dikenal dengan nama Texas dan Geng 13 Street.

Persiapan mereka pun tidak main-main; senjata tajam seperti samurai dan gergaji rakitan yang terbuat dari rangka baja telah disiapkan demi mendukung aksi kekerasan yang akan terjadi.

Setelah pertemuan awal, para pelaku berangkat menuju Jl. Sungai Lariang di Kalikoa menggunakan sepeda motor.

Namun, keberadaan mereka tidak luput dari radar aparat. Saat regu patroli yang tengah menjalankan tugas mendeteksi pergerakan mencurigakan, suasana langsung berubah tegang.

Dalam kepanikan, para pelaku berusaha melarikan diri. Salah satu di antaranya, yang dikenal dengan inisial AR, seorang remaja 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP, tampak mengalami nasib sial. Saat mencoba kabur dengan sepeda motor, AR terjatuh, namun ia segera bangkit dan berlari bersama temannya menuju Jl. Sis Aljufri.

Kewaspadaan warga sekitar menjadi kunci utama dalam menggagalkan rencana berbahaya tersebut.

Laporan cepat dari masyarakat membuat aparat langsung bergerak. AR kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Palu Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Meskipun rekan pelaku berhasil meloloskan diri, penangkapan AR menjadi bukti nyata efektivitas sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kepolisian melalui Kasat Samapta menegaskan, “Partisipasi aktif warga dalam melaporkan kejadian sangat penting untuk mencegah eskalasi kekerasan.”

Baca Juga: Dana PSU Tak Cukup, KPU Diprediksi Butuh Rp 19,5 Miliar Tambahan untuk Gelar Pilkada Parigi Moutong 2024

Imbauan ini disampaikan sebagai respons atas peningkatan aktivitas tawuran antar geng motor yang kerap terjadi di beberapa wilayah. Langkah preventif dan patroli rutin pun terus ditingkatkan guna menjaga ketertiban masyarakat.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini